Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Politik

Siap Bertarung di Pemilu 2019, DPW PSI Riau Buka Pendaftaran Caleg

Sabtu, 24 Februari 2018

Ketua DPW PSI Riau, Infa Wilindaya (tengah).(Foto: Istimewa)

PEKANBARU-Setelah dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan faktual yang dilaksanakan KPU RI beberapa waktu lalu, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kini berhak memegang tiket untuk ikut  bertarung pada Pemilu 2019 mendatang. Saat ini PSI tengah mempersiapkan langkah-langkah untuk meraih perolehan kursi maksimal di legislatif, baik DPR RI, Provinsi dan Kabupaten/kota.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Provinsi Riau, Infa Wilindaya dalam jumpa pers bersama awak media di Kantor DPW PSI Pekanbaru Jalan Bintara, Jumat sore kemarin. Saat ini, DPW dan DPD partai nomor urut 11 ini membuka kesempatan bagi masyarakat untuk maju sebagai calon anggota legislatif dari PSI.

"Kami mengundang para anak muda dan orang-orang baik di Riau untuk bergabung bersama PSI. Dengan pengurus partai dan caleg yang masih muda dan fresh ini, kita berharap kehadiran PSI bisa memberikan warna baru," kata Infa.

Syarat dan kriteria caleg yang ditekankan PSI yakni, para bakal caleg anti terhadap korupsi serta anti terhadap intoleransi, yang mana dua kriteria ini menjadi poin penting sebagaimana DNA PSI. 

Proses untuk menjadi caleg dari PSI juga berbeda dari partai-partai lainnya. PSI akan melaksanakan seleksi secara ketat yang akan dilakukan oleh tim independen. Bacaleg akan mengikuti serangkaian seleksi, mulai dari wawancara langsung dengan tim seleksi hingga menulis pokok pikiran minimal satu halaman terkait pemberantasan korupsi di Indonesia dan intoleransi. 

Untuk PSI Riau, Timsel yang baru dibentuk ini terdiri dari empat orang, di antaranya Maxsasai Indra dari tokoh akademisi, Usman, aktifis dan penggiat anti korupsi serta Herlia Santi yang merupakan tokoh perwakilan perempuan. Termasuk di dalam timsel dari pengurus PSI, Infa Wilindaya yang merupakan Ketua DPW PSI Riau.

Seleksi yang dilaksanakan Timsel ini dijadwalkan pada 14-15 April 2018 mendatang. Sedangkan pendaftaran sebagai caleg dari PSI dibuka hingga 31 Maret. Pendaftaran dapat dilakukan langsung melalui official website PSI, www.psi.id.

Untuk target perolehan kursi di legislatif, baik provinsi maupun kabupaten/kota, Infa belum berani menyebutkan. "Tapi yang jelas kita akan berupaya meraih suara semaksimal mungkin," ujarnya optimis.

Dalam pendaftaran sebagai bacaleg PSI, Infa menegaskan bacaleg tidak dipungut biaya apapun, dalam hal ini PSI tidak mengenal yang namanya mahar atau istilah pungutan lainnya untuk menjadi caleg dari PSI.

Masih dalam kesempatan yang sama, mewakili pengurus DPW PSI Riau dan DPD PSI kabupaten/kota se Riau, Infa mengucapkan terima kasih yang sebesarnya atas dukungan dari seluruh pihak yang ikut andil hingga PSI berhasil lolos verifikasi dan menjadi peserta pemilu 2019.

Berdirinya PSI di Riau hingga terakhir dinyatakan memenuhi syarat dalam verifikasi tingkat provinsi dan kabupaten/kota, menurut Infa bukanlah hal enteng. Selama dua tahun para pengurus PSI provinsi dan kabupaten/kota harus melewati perjuangan ekstra berat, terlebih lagi ketika PSI menghadapi tahap verifikasi, para pengurus di DPD memang harus bertumpus lumus.

Dalam kurun waktu dua tahun, hingga saat ini di Riau PSI telah terbentuk di 12 Kabupaten/kota. Sedangkan untuk DPC, PSI sudah berdiri di 94 kecamatan di Riau. (andi affandi)


Berita terkait :

    Terkini
    Terpopuler



     
    situs portal berita riau
    fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus