Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Nasional

Sidang Baru Dimulai, Setya Novanto Mendadak Sakit, Dokter Meragukan

Rabu, 13 Desember 2017

Setya Novanto mendadak sakit saat sidang dimulai. (Foto: Tempo.co)

JAKARTA-Terdakwa kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto tiba-tiba sakit saat sidang pembacaan dakwaan akan dimulai, Rabu siang di Pengadilan Tipikor Jakarta. Awal mula pembukaan sidang, Setya Novanto tak dapat diajak berkomunikasi.

Saat Ketua Majelis Hakim menanyakan identitas pribadi, Novanto tidak mampu menjawab. Akhirnya Majelis Hakim memanggil dokter KPK Johanes Hutabarat dan tiga dokter spesialis IDI. Keempat dokter itu dipanggil untuk ditanyai perihal hasil pemeriksaan kesehatan terhadap terdakwa.

"Kami tadi juga dilaporkan KPK semua kondisi pagi bagus, semuanya bagus, denyut nadi, tekanan darah. Artinya kami juga, saya tadi sepakat bahwa beliau ini layak untuk hadir pada saat ini," ujar salah satu dokter di ruang persidangan dikutip fokusriau.com dari republika.co.id.

Keempat dokter yang dihadirkan KPK saat itu itu justru meragukan kondisi Novanto di ruang persidangan yang tiba-tiba menurun. Pasalnya, pada pukul 08.00 WIB kondisinya masih sehat dan layak mengikuti persidangan. 

Hakim Yanto pun bertanya kepada dokter, apakah dimungkinkan secara medis, kondisi kesehatan seseorang berubah drastis hanya dalam waktu kurang dari lima jam.

Menjawab pertanyaan hakim, salah satu tim dokter menyatakan bahwa perubahan kondisi kesehatan Novanto cukup meragukan. "Kemampuan bicara ada di otak kiri, berarti kalau tidak dapat bicara, tidak bisa jalan. Semestinya tidak bisa jalan," terang dokter spesialis Neurologi RSPAD EM Yunir di ruang sidang.

Kuasa hukum Novanto meminta agar kliennya diperiksa kondisi kesehatannya. Majelis Hakim pun memberikan skors untuk pemeriksaan ulang kesehatan Novanto.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan satu dokter KPK dan tiga dokter spesialis dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di persidangan Setya Novanto. 

Kehadiran para dokter itu untuk memastikan kondisi kesehatan Ketua DPR RI nonaktif Setya Novanto dalam sidang pembacaan dakwaan kasus korupsi KTP-elektronik (e-KTP) dengan terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tipikor Jakarta.(andi affandi)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus