Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Utama

Sidang Korupsi APBD Inhu, Thamsir Bantah Beri Perintah Kasbon

Jumat, 27 Juli 2012


PEKANBARU-Mantan Bupati Indragiri Hulu yang sekarang menjadi anggota DPRD Riau, Raja Thamsir Rahman, terdakwa kasus korupsi kasbon APBD Inhu dalam kesaksiannya di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru dengan tegas mengatakan, dirinya ketika menjabat sebagai Bupati Inhu, tidak pernah memberi perintah ataupun mengetahui beberapa pencairan uang yang dilakukan oleh jajarannya yang berada di sekretariat daerah (Setda)

Pernyataan tersebut diungkapkan terdakwa di persidangan dengan agenda pemeriksaan terdakwa, Jumat (27/7) siang. Dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Muefri SH MH, terdakwa memberi perintah kepada jajarannya atau kepada siapapun terkait pengajuan kasbon. 

"Saya tidak pernah memberi perintah membuat kasbon. Hanya saja Ada beberapa kali memberikan disposisi perintah, yang isinya tidak menyetujui pencairan dana. Namun hanya mempertimbangkan dan harus sesuai ketentuan berlaku," kata terdakwa tegas menjawab pertanyaan jaksa penuntut umum (JPU), S Waruwu SH.

"Memang tahun anggaran 2005 ada sekitar Rp4 miliar dana kasbon, dan terdakwa memberikan disposisi dalam bentuk pertimbangan terlebih dahulu. Namun hal itu dilakukan untuk biaya operasional kedinasan yang diajukan melalui nota dinas," kata terdakwa. Selain itu, terdakwa juga tidak pernah memberi perintah atau menyuruh ajudan untuk pengajuan kasbon, seperti yang ditanyakan JPU. 

Usai mendengarkan keterangan terdakwa, majelis hakim kemudian menunda sementara (skor) persidangan. Sidang dilanjutkan setelah salat Jumat. Seperti diketahui, Raja Thamsir Rahman dihadirkan kepersidangan, karena diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dana kasbon APBD INHU sebesar Rp114 miliar. 

Thamsir diduga tidak bisa mempertanggung jawabkan dana kasbon daerah tahun 2005-2009 sebesar Rp114. 662. 203. 509. Dana yang dikeluarkan itu tanpa didukung dengan dokumen yang sah dan lengkap. (rtc)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus