Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Sindikat Rampok Nasabah Bank Modus Gembos Ban Dibekuk, Ternyata Begini Cara Kerjanya!

Sabtu, 03 Maret 2018

Pelaku dan barang bukti narkoba diamankan. (Foto:Antara)

PEKANBARU-Polsek Bukit Raya Polresta Pekanbaru membekuk pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) dengan modus gembos ban mobil dan merampas ratusan juta setelah mengintai dari bank.

"Pencurian dengan pemberatan terjadi, Selasa 27 Februari 2018 di Jalan Tuanku Tambusai depan toko ban DS Whell. Tersangka adalah D dan T berasal dari Sumatera Selatan dan Bengkulu," ujar Kapolsek Bukit Raya Kompol Pribadi didampingi Kasubag Humas Iptu Polius Hendriawan dalam rilis, Sabtu siang di Mapolsek Bukit Raya.

Awalnya, nasabah bank usai mengambil uang di BNI 46 di Jalan Sudirman. Korban sudah diintai pelaku T yang menunggu di depan bank. Sedangkan tersangka D dan H merupakan otak dari pelaku menunggu lebih kurang 500 meter dari lokasi. Bila melihat sasaran, tersangka T menyampaikan lewat telepon kepada rekannya satu lagi. Kemudian mengikuti korban dari belakang.

Setelah diikuti dan tiba di lampu merah Jalan Sudirman depan Mapolda, tersangka yang sudah mempersiapkan sendal jepit dimodifikasi berisi paku. Sehingga pakunya masuk ke dalam ban mobil dan gembos.

"Setelah berhenti di lampu merah, pelaku langsung melengketkan kakinya yang berisi paku tadi pas di depan ban. Apabila lampu hijau hidup, ban akan bergerak maju dan saat itu pelaku mendengar angin ban mulai keluar, lalu mengikuti mobil tersebut dari belakang," urai Kompol Pribadi.

Dikatakan, sampai di Jalan Tuanku Tambusai lebih kurang 2 kilometer di depan toko DS Whell, tersangka memberitahu kepada sopir mobil yang membawa uang Rp 150 juta ini, ada ban kempes.

Lalu si sopir turun, tersangka T maju ke depan. Kemudian tersangka H dan D apabila si sopir ke belakang sebelah kiri, dia langsung membuka pintu sebelah kanan dan menarik tas berisi uang yang ada didalam mobil tersebut. Lalu, si sopir melihat sepintas dan mengejar sempat tarik-tarikan. Selanjutnya menyampaikan kepada warga yang tidak jauh dari lokasi kejadian dan ada tim opsnal kita yang saat itu lagi patroli langsung melakukan penangkapan.

"Melihat tersangka atau temannya itu ditangkap, tersangka T balik lagi dan langsung ditangkap oleh anggota kita. Namun tersangka H otak dari pelaku ini dapat melarikan diri dengan sepeda motornya. Disitu kita melakukan penangkapan, kemudian Barang Bukti dan mobil kita bawa, langsung kita lakukan pengembangan," katanya.

Setelah dikembangkan, menurut Kompol Pribadi, terungkap ada dua lokasi lain yang mereka lakukan, yakni di Jalan Sudirman depan Sudirman Square dengan nilai Rp 80 juta yang di dalam saku tersangka ada paku. Kemudian di Jalan Soekarno Hatta dengan nilai Rp 100 juta.

"BB kendaraan yang diamankan ini merupakan milik tersangka hasil pencurian uang tersebut dibelikan kendaraan. Untuk TKP ketiga, mereka melakukan aksinya berjumlah 5 orang. Dua orang sudah kita tangkap dan tiga orang lagi DPO. Hasil tersebut mereka kirimkan ke isterinya di Sumsel dengan bukti pengiriman," tuturnya.

Kapolsek mengimbau masyarakat atau nasabah bank untuk berhati-hati. Bila perlu meminta pengawalan kepada pihak kepolisian apabila usai melakukan penarikan uang di bank. "Untuk tersangkanya yang berhasil diamankan DI (26) dan TMS (24). Pasal yang diterapkan adalah 363 ayat (1) KE-4 KUHPidana dengan ancaman hukuman selama tujuh tahun penjara," tukasnya. (antara)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus