Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Nasional

Soal KPU Larang Mantan Napi Korupsi Nyaleg, Jokowi Tegaskan Mereka Punya Hak

Selasa, 29 Mei 2018

Presiden Jokowi. (Foto:Antara)

JAKARTA-Presiden Joko Widodo menegaskan, mantan narapidana perkara korupsi memiliki hak untuk mencalonkan diri pada pemilu legislatif 2019 mendatang. 

Hal itu disampaikan Jokowi menanggapi rencana Komisi Pemilihan Umum (KPU) melarang mantan napi korupsi untuk menjadi caleg dalam Pemilu 2019. "Kalau saya, itu hak. Hak seseorang berpolitik," kata Jokowi di Jakarta, Selasa (29/5/2018). 

Menurut Jokowi, konstitusi sudah menjamin untuk memberikan hak kepada seluruh warga negara untuk berpolitik, termasuk mantan napi kasus korupsi. Jokowi mengakui, merupakan wilayah KPU untuk membuat aturan. Namun, dia menyarankan agar KPU melakukan telaah lagi. 

"Silakan lah KPU menelaah. KPU bisa saja mungkin membuat aturan. Misalnya boleh ikut tapi diberi tanda 'mantan koruptor'," kata Jokowi. 

Niat KPU melarang mantan napi kasus korupsi untuk menjadi caleg ini juga sebelumnya mendapat penolakan dari DPR, Kementerian Dalam Negeri hingga Bawaslu. Namun, KPU menegaskan akan tetap membuat aturan tersebut dan memasukkannya dalam Peraturan KPU. (*)

 
 
 
Editor: Boy Surya Hamta 
Sumber: Kompas.com


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus