Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Daerah

Soal TKA China Tanpa Dokumen Bekerja di Siak, Kadisnaker: Sedang Ditangani Timpora Imigrasi

Senin, 01 Januari 2018

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Siak Amin Budyadi MM. (Foto:Istimewa)

SIAK-Persoalan 11 tenaga kerja asing (TKA) asal China yang bekerja pada perusahaan PT Victory--sub kontraktor PT IKPP--tanpa mengantongi dokumen lengkap dan digerebek Bhabinkamtibmas Kelurahan Perawang Brigadir Arya terus ditelusuri. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Siak Amin Budyadi MM ketika dikonfirmasi FokusRiau.Com melalui whatsapp belum bisa memberikan keterangan lengkap. "Masalah ini sedang ditangani Timpora Kantor Imigrasi Siak. Sebentar, nanti dikabari bagaimana tindak lanjutnya," ujar Amin, Senin (1/1/2018).

Amin mengaku sedang cuti. "Maaf kami sedang cuti, tapi info dari Kanim Siak Timpora, mereka bekerja di PT Victory yang menjadi subkon PT IKPP dan sedang proses pengajuan Kitas pak. Enam orang di Kanim Siak dan infonya 11 orang lainnya di Kanim Pekanbaru," tambahnya. 

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Siak Hendri Pangaribuan memberikan apresiasi terhadap kinerja Brigadir Arya yang mengungkap adanya 11 tenaga kerja asing (TKA) asal China tinggal dan bekerja tanpa dilengkapi dengan dokumen resmi.

11 TKA China tersebut tinggal bersama enam TKA lain yang sudah memiliki identitas dan dokumen resmi di rumah kontrakan di Jalan Indah Kasih, Kecamatan Tualang, Siak, Riau. Brigadir Arya mendatangi kontrakan tersebut didampingi masyarakat dan ketua RT setempat, begitu memperoleh informasi kalau rumah tersebut disewa PT Victory untuk pekerja asing. 

"Ini temuan yang perlu kita apresiasi. Apa yang dilakukan dan temuan TKA China tersebut bekerja di perusahaan subkon tersebut akan segera dibahas dengan pimpinan DPRD Siak dan anggota dewan lainnya yang membidangi soal Ketenagakerjaan," ujar Hendri kepada FokusRiau.Com, Senin (1/1/2018) di Siak.

Dikatakan, dewan akan memanggil Disnaker dan pihak terkait untuk membahas persoalan tersebut, termasuk dengan perusahaan. Agar informasi yang diperoleh lebih jelas. "Tindakan segera kita ambil dengan membentuk tim khusus dan segera turun ke perusahaan lain yang mungkin mempekerjakan TKA tanpa kelengkapan dokumen. Bisa saja mereka tidak melaporkan TKA-nya," ujar Hendri. (adi fadhillahi akbar)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus