Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Lifestyle

Suhu 36 Derajat, Warga Harus Jaga Kesehatan

Rabu, 30 April 2014


MEDAN-Suhu udara di wilayah Sumatera Utara, hari ini sudah mencapai 36 derajat celcius. Kondisi tersebut dikuatirkan bisa mendampak terhadap kesehatan masyarakat, menyusul turunnya daya tahan tubuh akibat tingginya suhu udara.

"Saat matahari terik, pastinya keringat akan mengucur deras. Jika anda tidak mengonsumsi cukup air mineral, tubuh akan bisa mengalami dehidrasi. Karena itu, pastikan anda semua mencukupi asupan nutrisi dan air mineral dalam tubuh, meski ketika anda belum merasakan haus sekalipun. Karena saat anda merasa haus, sebenarnya anda sudah mengalami dehidrasi ringan," kata Dokter Spesialis Penyakit Tropik dan Infeksi, dr. Umar Zein kepada wartawan, Selasa (29/4) di Medan.

Dikatakan, dalam masyarakat terdapat kelompok yang memang rentan terhadap perubahan cuaca. Misalnya pada perempuan hamil, ibu menyusui, perempuan usia lanjut, balita dan bayi. Selain itu, mereka yang mengidap penyakit kronis, seperti diabetes, penyakit jantung dan sebagainya juga termasuk rentan.

"Jadi bagi kelompok ini disarankan lebih menjaga kesehatannya. Apalagi cuaca panas seperti ini menyebabkan metabolisme tubuh meningkat, keringat keluar lebih banyak, saluran selaput lendir pun menjadi mudah mengalami iritasi. Ditambah polusi udara yang dapat menimbulkan reaksi alergi, karena kuman mudah masuk ke dalam tubuh melalui saluran pernafasan yang banyak terekspose langsung dengan polusi," ulasnya.

Untuk itu, dr Umar menyarankan sebisa mungkin masyarakat, terutama kelompok yang rentan tersebut untuk melakukan pencegahan pada dirinya. Dengan cara menghindari interaksi langsung dengan cuaca panas, kalau tidak bisa dihindari gunakanlah pelindung seperti payung, topi apabila ingin keluar rumah.

"Untuk meningkatkan daya tahan tubuh perbanyaklah mengkonsumsi sayuran dan buah juga minum air putih lebih banyak dari biasannya. Bisa juga mengkonsumsi vitamin C dan vitamin D, A, E yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh," ujarnya mengakhiri.

Sementara Kepala Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi Klematologi dan Geofisika (BMKG) Medan, Hendra Suwarta menyebutkan, meski curah hujan sesekali telah turun, namun April sampai menjelang Mei mendatang diperkirakan cuaca panas di Medan akan mencapai suhu 35 derajat celcius.

Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat agar lebih menjaga kesehatan diri dan keluarganya. "Selain itu, waspadai juga angin kencang dan puting beliung. Bagi masyarakat pesisir waspadai tinggi ombak laut yang bisa mencapai 2,5 meter," ungkapnya.

Meskipun cuaca cukup panas dirasakan oleh masyarakat, Hendra menuturkan suhu tersebut belum dapat dikatakan masuk dalam katagori suhu ekstrem. Karena suhu ekstrim itu apabila terjadi lebih tinggi 3 derajat banyaknya diatas suhu normal. (man/rozy)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus