Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Metro Pekanbaru

Suhu Udara di Riau Capai 35 Derajat, Satelit BMKG Pantau Enam Titik Panas

Rabu, 27 Maret 2019

BMKG memprakirakan cuaca cerah berawan. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, Rabu (27/3/2019) memprakirakan cuaca untuk sebagian besar wilayah Riau cerah berawan. Namun demikian, masyarakat diminta waspada dengan suhu udara yang mencapai 35 derajat celcius.

Pada pagi hari cuaca cerah berawan dengan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang bersifat lokal terjadi di sebagian wilayah Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Kota Pekanbaru, Pelalawan, Siak dan Rokan Hulu.

Siang harinya cuaca cerah berawan dengan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang bersifat lokal terjadi di sebagian wilayah Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Rokan Hulu dan Siak.

Kemudian sore hingga malam hari, cuaca cerah berawan dengan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang bersifat lokal terjadi di sebagian wilayah Siak, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kota Pekanbaru, Kuantan Singingi, Kampar dan Indragiri Hilir.

Selanjutnya dini hari, cuaca cerah berawan dengan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang bersifat lokal terjadi di sebagian wilayah Kuantan Singingi.

Untuk titik panas atau hotspot di Riau, Rabu pagi terpantau enam titik yang tersebar di Meranti lima titik dan Bengkalis satu titik.

Di sisi lain, sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Riau tengah dilanda fenomena Equinox. Kondisi ini membuat suhu di Pekanbaru serta beberapa kabupaten lainnya meningkat hingga sampai 36 derajat celsius. Akibatnya, kulit lengan yang terpapar panas matahari terasa membakar.

Equinox adalah salah satu fenomena astronomi dimana matahari melintasi garis khatulistiwa dan secara periodik berlangsung dua kali dalam setahun, yaitu pada tanggal 21 Maret dan 23 September.

Suhu seperti ini diprakirakan berlangsung hingga 28 Maret 2019. Beberapa warga mulai khawatir jika fenomena matahari berada tepat di garis khatulistiwa ini bisa membuat suhu ekstrim atau mencapai 40 derajat celsius.

Sebelum tanggal 21 Maret lalu, beberapa daerah di Provinsi Riau sudah ada yang mengalami fenomena equinox. Terutama daerah-daerah tepat berada digaris nol derajat. Misalnya, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir, tau Riau di bagian Selatan. Daerah-daerah ini sudah dilintasi oleh matahari dengan jarak terdekat.

Menanggapi fenomena Equinox itu, Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Marzuki menegaskan kekhawatiran masyarakat suhu mencapai 40 derajat celsius di Riau tidak akan terjadi.

"Kalau suhu 40 derajat di Indonesia tidak pernah mencapai titik tersebut, paling kalau di Riau itu paling tinggi 36 Derajat," ujar Marzuki kepada Tribunpekanbaru.com.

Marzuki menjelaskan, fenomena Equinox ini bukan hal yang baru, karena setiap tahunnya selalu terjadi, dimana posisi matahari pada garis khatulistiwa, hal ini terjadi setiap tahun pada bulan Maret dan September. "Jadi setiap tahun itu terjadi Maret biasanya dari 21 Maret hingga 31 Maret selalu terjadi," tukasnya. (*)


 
 


Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus