Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Nasional

Sumbar Mulai Dipadati Pemudik, Sudah 7.695 Orang Turun di Bandara Minangkabau

Senin, 11 Juni 2018

Aktivitas Bandara Minangkabau masih padat. (Foto:Antara)

PADANG-Perantau mulai memadati Sumatera Barat. Jalan-jalan mulai dipadati kendaraan. Bandara Internasional Minangkabau (BIM) juga tampak penuh sesak mulai Sabtu kemarin. Otoritas bandara menyebut, jumlah kedatangan penumpang mulai meningkat dibanding tahun 2017 lalu.

General Manajer PT Angkasa Pura II BIM Dwi Ananda mengungkap, jumlah penumpang yang tiba di BIM, Jumat kemarin sebanyak 7.695 orang. Jumlah itu meningkat 23 persen dibanding periode arus mudik 2017 lalu sebanyak 5.912 orang. 

"Secara total penumpang, baik datang atau berangkat, angka pada H-7 mengalami pertumbuhan 8,42 persen dibanding tahun 2017. Pergerakan pesawat juga naik 8,11 persen," ujar Dwi didampingi Humas PT Angkasa Pura II BIM Fendrick Sondra.

Meski demikian, menurut Dwi, jumlah itu belum puncaknya. Angkasa Pura memprediksi puncak arus mudik pada H-3 atau 12 Juni 2018. "Berdasarkan pengalaman tahun lalu dan data statistik diperkirakan H-3, namun demikian mengingat 11 Juni sudah mulai libur ada kemungkinan pada akhir pekan ini terjadi juga lonjakan kedatangan pemudik. Sementara untuk puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada 19-20 Juni serta 23-24 Juni 2018," kata Dwi di Padang Pariaman, kemarin.

Sementara itu, lima maskapai penerbangan sudah mengajukan tambahan untuk rute Jakarta-Padang mengantisipasi meningkatnya jumlah penumpang mudik pada Lebaran 1439 Hijriah. "Sampai saat ini, ada lima maskapai yang telah mengajukan penerbangan tambahan, yakni Garuda Indonesia, Lion Air, Sriwijaya Air, Citilink dan Batik Air," tambah Fendrick.

Disebutkan, untuk Lion Air menyiapkan empat penerbangan tambahan per hari periode 1-30 Juni 2018 atau totalnya sebanyak 120 penerbangan. Kemudian Batik Air menyiapkan tiga penerbangan per hari pada 1-30 Juni dengan total keseluruhan 90 penerbangan ekstra. Lalu Sriwijaya Air juga menyediakan empat penerbangan tambahan setiap hari pada 1-30 Juni dengan total 120 penerbangan.

Citilink menyediakan satu penerbangan tambahan per hari periode 8-24 Juni dengan total keseluruhan 17 penerbangan. Selanjutnya Garuda Indonesia satu penerbangan per hari pada 11-14 Juni, tiga penerbangan pada 21 Juni dan satu penerbangan pada 22-24 Juni 2018 dengan total keseluruhan 10 penerbangan. Fendrick menyebutkan total tambahan semuanya berjumlah 357 penerbangan.

Terkait fasilitas yang disediakan untuk calon penumpang, pihak bandara menambah mesin X Ray agar tidak terjadi penumpukan penumpang, selain menyiagakan personel. "Dari sisi udara, kami sudah siap mulai dari peralatan dan sistem penunjang," tutur Dwi.

Sementara Kapolres Padang Pariaman AKBP Rizki Nugroho menyampaikan, untuk memastikan keamanan bandara pihaknya menyiagakan personel Polres. "Apabila terjadi hal yang tidak terduga kami juga akan berkoordinasi dengan personel Brimob untuk membantu penanganan," tukasnya. (*)





Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Antara


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:57:13 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:51 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:50 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:49 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:49 WIB



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus