Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Otomotif

Tahukah Anda: Gejala Shock Breaker Mobil Rusak, Mulai dari Amblas Hingga Bocor

Minggu, 14 Juli 2019

Shock breaker. (Foto: Otosia.com)

PEKANBARU-Shock breaker atau peredam kejut pada setiap kendaraan memiliki peran penting. Komponen tersebut berguna untuk meredam guncangan, terutama saat melintasi jalan dengan permukaan yang tidak rata atau bergelombang.

Jika shock breaker mobil rusak, tentu akan mengurangi kenyamanan. Sebenarnya, gejala shock breaker rusak bisa Anda perhatikan. Mulai dari bentuk fisik dan saat mobil berjalan.

Dilansir dari situs resmi Suzuki Indonesia, Minggu (14/7/2019), salah satu ciri-ciri fisik peredam kejut rusak terlihat cairan pada tabung shock. Cairan itu oli yang muncul di batang as shock.

Kalau dibiarkan, lambat laun volume oli shock breaker berkurang atau habis, dan kinerja peredam kejut menurun. Cara merasakannya saat bermanuver atau menyusuri jalan tidak rata terasa keras atau ‘magel’.

Bahkan, shock breaker bisa macet juga saat olinya menipis. Sebab, tidak hanya berfungsi sebagai fluida hidrolik, oli juga sebagai pelumas. Maka yang harus diperbaiki adalah mengganti seal yang bocor dan menyuntik oli baru.

Selain itu, shock breaker kerap dikatakan sudah ‘mati’. Itu dirasakan ketika melintasi jalan gelombang akan muncul bunyi jeduk-jeduk. Atau terasa naik perahu, karena peredam kejut tidak berfungsi sama sekali.

Hal tersebut diakibatkan, mobil sering melebihi muatan dari batas maksimalnya. Sehingga shock resmi amblas dan terjadi gesekan-gesekan yang menimbulkan panas di area komponen tersebut. Sehingga bahan pelastik shock breaker meleleh, serta merusak klep di dalamnya. Kalau sudah begitu, kemungkinan kecil untuk mengembalikan kondisi shock breaker seperti semula. (*)




Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Viva.co.id


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus