Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Berita Islami

Tahukah Anda: Inilah Negara yang Menjalani Ibadah Puasa Tersingkat dan Terlama?

Selasa, 22 Mei 2018

Umat muslim berbuka puasa. (Foto: Reuters)

PEKANBARU-Lamanya waktu berpuasa seorang muslim dalam sehari bergantung pada belahan bumi mana dia berada. Negara-negara di benua Eropa, Asia, Amerika dan Afrika memiliki durasi puasa berbeda antara satu sama lain. Hal ini terjadi, karena waktu puasa dan berbuka didasarkan dari kapan matahari terbit dan terbenam.

Di negara empat musim, bila bulan puasa jatuh saat musim panas, maka muslim di negara tersebut bisa berpuasa sampai 20 jam. Penyebabnya karena matahari masih bersinar walau malam hari. Berikut beberapa negara dengan durasi puasa terlama dan tersingkat yang dihitung dari tanggal 1 Ramadhan 1949 Hijriyah seperti dilansir Morocco News dan Gulf News.

Tahun ini, Denmark punya waktu puasa sampai 19 jam. Durasi tersebut lebih singkat dari pada 2017 yang mencapai 21 jam. Sementara itu warga muslim di negara Skandinavia lain, seperti Swedia, Islandia dan Norwegia tahun ini harus berpuasa 20 jam sehari.

Muslim di Belanda, Belgia dan Jerman memiliki waktu berpuasa sampai 18 jam. Sedangkan muslim Spanyol waktu puasanya lebih singkat hanya 17 jam. Muslim di negara-negara wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara berpuasa lebih singkat daripada mereka yang ada di Benua Eropa. Kuwait, Irak, Arab Saudi dan Yordania mencatatkan durasi puasa 15 jam. 

Sedangkan Maroko, Aljazair, Tunisia dan Libya punya durasi puasa 16 jam. Untuk Sudan, waktu puasa jauh lebih singkat yaitu hanya 13 jam. Sementara di Benua Asia, rata-rata kaum Muslim berpuasa antara 14 sampai 16 jam. Tahun ini Muslim di Pakistan dan Bangladesh berpuasa selama 14 jam sehari sementara di India 15 jam.

Di Australia, bulan puasa tahun ini bertepatan dengan musim dingin. Sehingga, Muslim di negeri Kanguru tersebut berpuasa selama 11 jam 50 menit.

Sekarang mari beralih ke Benua Amerika. Ramadhan tahun ini Muslim di Amerika Serikat dan Kanada berpuasa selama 16 sampai 19 jam sehari tergantung lokasi spesifik masing-masing. Muslim di Brasil berpuasa selama 12 jam, hampir sama seperti mereka yang berada di Australia.

Greenland, yang terletak di belahan bumi paling utara memiliki waktu puasa sangat lama yakni 20 jam dan delapan menit. Sementara itu Argentina punya waktu puasa tersingkat yakni 11 jam dan 46 menit.

Khusus negara-negara yang jeda waktu matahari terbenam dan terbit sangat singkat kurang dari tiga jam atau pergantian siang dan malam sulit dibedakan, para ulama punya kesepakatan sendiri. Para ulama telah mengeluarkan fatwa yang mengizinkan kaum Muslim untuk berpuasa mengikuti pergantian waktu berdasarkan kota terdekat yang pergantian siang dan malamnya lebih jelas terlihat. (*)



Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Republika


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus