Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Berita Islami

Tahukan Anda? Ternyata Inilah Kuliner Paling Disukai Rasulullah SAW

Rabu, 27 Desember 2017

Kurma Ajwa. (Foto: Abimuslim)

MANUSIA tidak terlepas dari kebutuhan terhadap makanan. Begitu juga dengan Rasulullah SAW. Sebagaimana manusia umumnya, beliu juga memiliki kuliner kesukaan. Apa sajakah kuliner kesukaan Rasulullah itu?

Dikutip dari buku yang berjudul ‘Mutiara Ihya’ Ulumuddin’ karya Al-Ghazali, ternyata makanan yang sangat disukai Nabi Muhammad adalah daging. Beliau bersabda, “Daging itu dapat menambah pendengaran, dan itu merupakan makanan utama di dunia dan di akhirat. Seandainya aku memohon kepada Tuhanku agar Dia memberiku makanan daging setiap hari, niscaya Dia akan memberi.”

Beliau pun biasa makan roti berkuah dengan daging dan labu air. Beliau menyukai labu air, dan Beliau berkata bahwa labu air itu adalah pohon saudaranya, Yunus AS.

Aisyah ra berkata, “Jika kamu memasak sayur, perbanyaklah di dalamnya labu air, karena labu air dapat menguatkan hati orang yang susah.”

Aisyah kemudian mengatakan, jika Rasulullah SAW biasa memakan daging burung yang diburu. Beliau sendiri tidak ikut berburu dan tidak pula memburunya. Beliau suka agar orang orang lain berburu untuknya dan membawakan padanya, lalu Beliau menyantapnya. Beliau pun suka memakan roti dan minyak samin.

Sedangkan, buah-buahan yang paling beliau sukai adalah kurma, semangka dan anggur. Kadang-kadang beliau memakan buah anggur dengan mengigit dari tangkainya sehingga tampak air anggur itu menempel pada janggutnya seperti mutiara. Paling sering menu makan Rasulullah SAW adalah air dan kurma. Rasulullah SAW memakan al-qatsa (buah sejenis mentimun) dengan kurma dan garam.

Selain itu, Rasulullah SAW juga suka menggabungkan susu dengan kurma. Beliau menamainya al-athyabain (dua yang paling baik). Beliau menyukai makanan, jika dari daging kambing adalah bagian lengan dan bahu. Adapun jika dimasak dalam periuk adalah labu air, dari lauk-pauk adalah cuka dan dari kurma adalah ‘ajwah (jenis kurma paling bagus).

Pada ‘ajwah itu, Beliau mendoakan keberkahan, dan mengatakan bahwa itu adalah dari surga serta obat penawar racun dan sihir. (khazanah republika/andi affandi)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus