Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Tangkap Lepas Barang Bukti Dishut Riau, FKMR: Periksa Oknumnya!

Kamis, 04 Januari 2018

Alat berat yang ditangkap lepas awal 2012 lalu. (Foto: Andi Affandi/FokusRiau.Com)

PEKANBARU-Bukan hal yang aneh lagi istilah tangkap lepas di lingkup Dinas Kehutanan Provinsi Riau. Sejak masa dahulu, tangkap lepas sudah sering terjadi tanpa kejelasan, mulai dari truk pengangkut kayu beserta muatan dan alat berat yang digunakan untuk merambah kawasan hutan.

Catatan FokusRiau.Com, sejak tahun 2010 lalu sampai berakhirnya 2017, tercatat beberapa kali terjadi tangkap lepas, bahkan mungkin sudah puluhan. Hal yang paling perlu digarisbawahi, tidak mungkin aparat menangkap dan menahan barang bukti jika tidak terjadi kesalahan? Atau dokumen menyusul belakangan?

Terakhir, di pengujung 2017 lalu Dishut kembali melepaskan dua unit truk bermuatan kayu olahan campuran yang ditangkap September 2017 lalu. Selang dua bulan kemudian, dua truk ini kembali dilepas.

Kepada wartawan, penyidik Polhut menyatakan bahwa tidak ditemukan unsur pidana dalam kasus tersebut. "Lho, bagaimana sampai bisa tidak ada kesalahannya, apalagi sampai ditahan selama 6 bulan," tanya Firman Hadi, Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Riau (FKMR).

Firman menyebutkan, pihaknya sangat menyayangkan dan kecewa dengan ulah oknum yang secara tidak langsung turut membantu penghancuran kelestarian hutan di Riau ini. "Jelas, kita kecewa. Oknum ini harus diperiksa, pasti ada petugas yang bermain," kata Firman.

Bahkan belakangan FKMR sempat mendengar kabar yang beredar dari internal Dishut, bahwa satu unit alat berat milik RP yang diamankan dari Desa Bakung beberapa waktu lalu, juga akan dilepas. 

Firman meminta pimpinan SKPD ini untuk tegas kepada bawahannya. "Sudah belasan tahun mereka bermain di sini. Harus ada tindakan tegas. Jika tidak, kita yang akan bawa oknumnya ke meja hijau," kata Firman.

Sementara itu, Kepala Bidang Penataan dan Penaatan Dinas Kehutanan Riau, Said Nurjaya, hingga detik ini masih belum bersuara soal tangkap lepas ini. Beberapa kali ditemui di Mapolhut Riau Jalan Dahlia Pekanbaru, Said justru terkesan seperti mengelak. "Bapak lagi sibuk," kata ajudan yang biasa duduk di depan ruangan. (andi affandi)


Berita terkait :

    Terkini
    Terpopuler



     
    situs portal berita riau
    fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus