Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Nasional

Terduga Teroris Penyerang Mapolda Riau Sempat Berencana Serang Mako Brimob

Rabu, 16 Mei 2018

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Setyo Wasisto. (Foto:Detikcom)

JAKARTA-Mabes Polri mengungkapkan, empat terduga teroris yang menyerang Mapolda Riau memilki keterkaitan dengan dua terduga teroris yang ditangkap di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (14/5/2018). 

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Setyo Wasisto menyebut, keenam terduga teroris tersebut sempat datang ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok pasca kerusuhan napi terorisme di Rutan Mako Brimob. Tujuannya melakukan penyerangan. "Mereka sudah datang ke Mako Brimob, tetapi karena Mako Brimob sudah kondusif, mereka pulang," ujarnya di Kantor Mabes Polri, Jakarta, Rabu (16/5/2018). 

Dari enam terduga teroris itu, menurut Setyo, dua orang pulang ke Palembang, Sumatera Selatan dan berhasil ditangkap Densus 88 di kawasan Pasar KM 5 Palembang. "Ini yang 4 empat (pergi) ke Pakanbaru, Riau, melakukan penyerangan (terhadap Mapolda Riau) tetapi kami bisa patahkan," kata dia. 

Seperti diketahui, Rabu pagi, mobil Avanza BM 199 RQ yang di dalamnya ada 5 orang masuk ke area Mapolda Riau. Empat orang lantas keluar dari dalam mobil dan menyerang petugas dengan senjata tajam. 

Petugas lantas melakukan tindakan tegas dengan menghadiahi 4 orang terduga teroris dengan timah panas sampai tewas. Mereka adalah Mursalim alias Ical alias Pak Ngah (42), Suwardi (28), Adi Sufiyan (26) dan Daud. Adapun satu terduga teroris sempat kabur menggunakan mobil tersebut dan sempat menabrak petugas. Namun, polisi akhirnya bisa menangkap satu orang terduga teroris tersebut. Akibat penyerangan itu, seorang polisi gugur bernama Ipda Auzar, dua anggota polisi dan dua wartawan terluka. (*)

 
 
 
Editor : Boy Surya Hamta
Sumber : Kompas.Com


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus