Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Pendidikan

Terkait Penempatan Guru Bantu Daerah, Sejumlah Guru Honorer Inhu Ngadu ke Dewan

Selasa, 28 November 2017

Wakil Ketua DPRD Sumini (tengah) bersama guru honor. (Foto:Obrin/FokusRiau.Com)

INDRAGIRI HULU-Sejumlah guru honorer mendatangi DPRD Inhu. Rombongan diterima Wakil Ketua DPRD Sumini, Selasa (28/11/2017) di ruang kerjanya. Pada kesempatan itu, para guru honorer tersebut mengadukan nasibnya yang tak jelas dan bisa saja diberhentikan kapan saja.

Kepala Tata Usaha SD Negeri 023 Dusun Sungai Ubuh, Desa Pauranap, Kecamatan Peranap, Inhu Surya usai pertemuan dengan dewan mengatakan, para guru honorer mengadu untuk meminta bantuan agar nasib mereka yang sudah mengajar sejak lima tahun terakhir memperoleh kejelasan dan tidak dikeluarkan pihak sekolah.

Ketakukan itu muncul menyusul adanya penempatan delapan guru bantu daerah (GBD) dan akan ditempatkan di SDN 023 Dusun Sungai Ubuh. "Kami meminta dewan selaku wakil rakyat memperjuangkan guru honor yang sudah mengabdi sejak 5 tahun terakhir. Meski gaji yang diterima antara Rp200.000 sampai Rp275.000 perbulan, namun kami berharap tetap mengajar di sekolahini," pintanya.

Menanggapi hal itu, Sumini mengatakan, penempatan guru sudah menjadi pekerjaan besar di Inhu. Apalagi penempatan GBD di sekolah menimbulkan keresahan bagi guru honorere. "Kita meminta Dinas Pendidikan mempertahankan guru honorer, apalagi mereka sudah mengabdi bertahun tahun. Jadi diharapkan, sebaiknya pengangkatan GBD ditempatkan di sekolah mereka mengajar selama ini, agar tidak terjadi perubahan sistim pendidikan terhadap pelajar," sarannya.

Dinas Pendidikan disarankan melakukan pengaturan penempatan guru dan jangan merubah sistim yang sudah ada, agar tidak muncul kekuatiran bagi guru honor yang belum diangkat. (obrin)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus