Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Properti

Ternyata Riau Masih Kekurangan 462.622 Unit Rumah Murah Bersubsidi

Kamis, 13 Juli 2017

Riau masih butuh rumah bersubsidi. (Foto:FokusRiau.Com)

PEKANBARU-Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan, Riau masih mengalami kekurangan 462.622 unit rumah murah bersubsidi bagi Masyarakat Berpendapatan Rendah (MBR).

"Ini merupakan tantangan bagi pemerintah Riau," kata Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan Budi Hartono kala membuka Pesta Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Kamis (13/7/2017).

Dikatakan, kekurangan rumah murah bagi masyarakat miskin di Riau terjadi akibat beberapa kendala, salah satunya belum disahkannya Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). "Selain memang akses masyarakat miskin untuk mendapatkan informasi tentang stimulus pemerintah ini belum tersampaikan," ujarnya.

Karena itu, PPDPP menggandeng 33 pengembang Riau serta Bank Kepri, BRI Syariah, BRI, Artha Graha dan BNI menyelenggarakan pameran perumahan ini yang bertajuk Pesta KPR subsidi FLPP 2017. Ini berupa pameran rumah rakyat yang menjadi salah satu program pemerintah dalam meningkatkan penyerapan KPR sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebagai pendukung pembiayaan perumahan yang layak huni bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah.

Budi berharap, melalui kegiatan ini bisa diinformasikan pembiayaan perumahan yang terjangkau dengan fasilitas KPR Sejahtera FLPP bagi MBR. Sementara kemudahan yang diberikan bagi MBR dalam mendapatkan rumah bersubsidi berupa uang muka terjangkau, bebas PPN, bunga tetap sebesar 5 persen termasuk asuransi jiwa, rumah, kredit dan cicilan sampai 20 tahun.

Sementara itu, Gubernur Arsyadjuliandi Rachman meminta seluruh pengembang agar saling membantu dan bekerjasama agar kebutuhan rumah bagi masyarakat miskin bisa dipenuhi. "Pameran ini bisa membuka peluang pemenuhan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah dan difasilitasi perbankan, Real Estate Indonesia, dan pengembang," tukasnya. (antara)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus