Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Tiga Perampok Uang Rp154 Juta PT AJWS Pekanbaru Ditembak, Begini Kronologisnya

Kamis, 02 April 2020

Tim gabungan meringkus 3 tersangka perampokan. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Tim gabungan Polsek Rumbai, Satreskrim Polresta Pekanbaru dan Resmob Ditreskrimum Polda Riau meringkus tiga tersangka perampokan di PT Alam Jaya Wira Sentosa. Ketiganya beraksi, Senin (9/3/2020) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Mereka menyatroni perusahaan yang berlokasi di Jalan Siak II Km 18, Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru tersebut. Saat itu, para tersangka mengenakan sebo (penutup wajah) dan membawa tiga linggis panjang. Mereka masuk ke dalam lingkungan perusahaan distributor makanan itu.

Dua security dan seorang sopir ekspedisi disekap tersangka. Di bawah ancaman ditembak, para pekerja perusahaan itu hanya bisa pasrah saat mata mereka dilakban dan tangan serta kaki diikat.

Para tersangka berhasil menggondol uang sebesar Rp154 juta dari dalam brankas di gedung kantor perusahaan. Berkat penyelidikan mendalam yang dilakukan polisi, tiga orang tersangka berhasil ditangkap.

Mereka masing-masing berinisial HKS (40), MWM (45) dan HMP (44). Para tersangka terpaksa diberi tindakan tegas terukur, berupa tembakan dibagian kaki karena mencoba kabur dan melawan petugas ketika hendak ditangkap.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya memaparkan, rangkaian penangkapan ketiga tersangka dimulai, Rabu sekitar pukul 19.45 WIB. "Dua tersangka ditangkap di Pekanbaru dan satu tersangka ditangkap di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara," ujar Kapolresta, Kamis (2/4/2020).

Para tersangka yang ditangkap pertama adalah HKS. Dia diciduk aparat saat berada di Jalan Garuda Sakti, KM 2, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru. Dari penguasaanya, diamankan barang bukti 2 unit handphone dan sebuah dompet.

Tim selanjutnya bergerak untuk menangkap tersangka berikutnya. Dia adalah MWM. Tersangka diringkus di Jalan Kayu Manis, Gang Ceri, Kecamatan Payung Sekaki. Dalam penangkapan itu polisi menyita barang bukti 2 unit handphone, linggis, sebilah parang, alat kikir, tang, gergaji besi, bor manual, dan tali.

Dari sana, petugas melanjutkan pengembangan. Hasilnya, 1 unit mobil yang digunakan para tersangka, disita di Jalan Terubuk, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Perjalanan pun dilanjutkan dengan bergerak ke rumah tersangka HKS di Jalan Pakis, Perumahan Bhakti Karya Asri, Desa Kualu, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.

Hasilnya, di sana petugas menemukan barang bukti 2 buah martil, 3 buah linggis, gunting pemotong besi, 3 buah obeng, pahat beton, 1 unit mesin gerinda, 8 buah mata gerinda, 2 buah kacamata las, 2 buah kamera CCTV, 4 buah sarung tangan, 2 buah tas ransel, dan dompet warna hitam.

"1 tersangka lagi, HMP ditangkap di Jalan Sibolga Tarutung, Kelurahan Nagatimbul, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara oleh Unit Resmob Ditreskrimum Polda Riau," tutur Kombes Nandang.

Ditambahkan, para tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP, tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukuman penjara 9 tahun.

Untuk diketahui, kronologis yang disampaikan pihak kepolisian, peristiwa bermula saat saksi bernama Zendra dan Zamzirizal yang merupakan satpam atau petugas keamanan perusahaan yang sedang berjaga, tiba-tiba dikejutkan dengan suara dobrakan pintu pos security.

Selanjutnya para tersangka dengan memakai sebo (penutup wajah) dan membawa 3 buah linggis panjang, langsung menyergap keduanya. Selain itu, seorang sopir ekspedisi bernama Erwin yang juga sedang menumpang istirahat di pos security, juga disekap para pelaku.

Dua satpam dan satu sopir ekspedisi itu pun diancam oleh para pelaku. Jika mencoba melawan, maka pelaku tak segan menembaknya. Merasa takut dan terancam, ketiga karyawan itu pun hanya bisa pasrah, saat pelaku mengikat tangan mereka dengan menggunakan potongan kain.

Bagian mata mereka juga ditutup pelaku dengan lakban. Selanjutnya, para sandera dibawa ke kantin belakang komplek kantor.

Sesampainya di sana, pelaku mengikat kaki ketiganya dengan menggunakan potongan kain. Setelah memastikan kedua satpam dan sopir ekspedisi itu tak bisa bergerak lagi, para pelaku pun masuk ke dalam ruang perkantoran.

Dengan cara mendobrak pintu. Para pelaku lalu membobol dinding tempat brankas uang tersimpan menggunakan mesin gerinda. Para pelaku dengan leluasa mengambil uang yang ada di dalam karton sebesar Rp154 juta. Usai melancarkan aksinya, pelaku melarikan diri.

Barulah sekitar pukul 06.20 WIB, dua satpam dan seorang sopir yang disekap tadi, berhasil melepaskan ikatan mereka. Setelah itu, mereka melapor ke Polsek Rumbai. Aparat kepolisian dari Polsek Rumbai, sudah mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Polisi lalu memintai keterangan sejumlah saksi, dan mengamankan barang bukti seperti lakban, kain dan receiver CCTV dalam keadaan rusak. (*)



Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus