Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Pendidikan

Tim Pengabdian Universitas Riau Sosialiasi Budidaya dan Pengolahan Ikan di Kampung Keranji Guguh

Minggu, 18 Agustus 2019

Tim pengabdian Universitas Riau di sela kegiatan sosialisasi. (Foto:Istimewa)

SIAK-Tim Pengabdian Universitas Riau di Kampung Keranji Guguh, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak melakukan sosialisasi budidaya dan pengolahan ikan. Ini merupakan salah satu langkah untuk menggali potensi desa, agar lebih optimal. 

"Sosialisasi budidaya dan pengolahan ikan, Kamis (15/8/2019) lalu bekerjasama dengan penyuluh perikanan Kecamatan Koto Gasib, yakni Bapak Jamalus Ishak S.Pi," kata Koordinator Desa Tim Pengabdian Universitas Riau di Kampung Keranji Guguh, Galih Razuna Alghifari dalam keterangan tertulisnya kepada FokusRiau.Com, Minggu siang.

Program ini salah satu bentuk optimalisasi potensi yang dimiliki Kampung Keranji Guguh. "Kami melihat ada beberapa potensi yang belum terkelola dalam pemanfaatannya. Salah satu potensi tersebut bidang perikanan. Padahal warga memiliki banyak kolam ikan,” ulas Galih.

Dijelaskan, selama sebulan di Kampung Keranji Guguh, potensi perikanan yang ada belum dapat memberikan keuntungan maksimal bagi masyarakat. Ini akibat kurang terbangunnya hubungan antara penjualan ikan dengan penampung saat panen. 

Dikatakan, potensi perikanan di Kampung Keranji Guguh sangat menguntungkan bila dikelola dengan baik. “Karena itu, kami ingin masyarakat tidak hanya fokus pada perkebunan sawit yang telah ada. Kami ingin masyarakat dapat mengoptimalkan potensi lain yang ada di Kampung Keranji Guguh, agar penghasilan yang didapatkan masyarakat tidak hanya bergantung pada kelapa sawit semata,” imbuhnya.

Galih menuturkan, program ini tidak hanya memberikan ilmu mengenai budidaya ataupun pengolahan ikan. Tetapi juga memberikan pengetahuan pemasaran ataupun menjalin relasi dengan pihak penampung. Program ini secara mendalam membahas bagaimana budidaya ikan lele dan ikan nila, begitu pula dengan pengolahannya yang mana masyarakat diajarkan mengolah ikan lele menjadi bakso lele dan kemudian bagaimana cara memasarkannya agar dapat menarik pembeli.

Penghulu Kampung Keranji Guguh M. Noor memberikan dukungan terhadap program yang dilakukan oleh Tim Pengabdian Universitas Riau tersebut. Menurutnya, potensi yang dimiliki oleh Kampung Keranji Guguh sangatlah banyak. (*)



 
 
Penulis: Obrin 
Editor: Boy Surya Hamta


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus