Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

TNI Perluas Patroli Karhutla Sampai Perbatasan Taman Nasional Tesso Nilo

Sabtu, 20 Juli 2019

Prajurit Kodim 0313 Kampar memperluas patroli ke TNTN Pelalawan. (Foto:Penrem 031/WB)

PEKANBARU-Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 wilayah Kodim 0313/KPR Kabupaten Kampar, memperluas patroli rutin kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sampai perbatasan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) Kabupaten, Pelalawan.

"Patroli merupakan bentuk tanggungjawab kami serta perintah langsung dari Komandan Kodim 0313/KPR untuk fokus pencegahan karhutla," kata Komandan Rayon Militer 04/Pangkalan Kuras Kapten Infanteri Kasmir, Sabtu siang.

Dikatakan, sejumlah prajurit terus digerakkan ke kawasan rawan kebakaran, termasuk salah satunya Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Pelalawan yang secara geografis terletak di sekitar Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Patroli dilakukan ke areal perkebunan masyarakat serta melakukan dialog langsung kepada warga tentang dampak dari karhutla. Warga juga diberikan informasi ancaman hukum yang menjerat mereka jika masih berniat melakukan aksi pembakaran lahan.

Kasmir juga mengimbau masyarakat agar proaktif dalam mencegah karhutla. Di antaranya segera melaporkan bila menemukan titik api atau tidak perlu ragu, jika mendapat informasi adanya oknum atau pihak tidak bertanggungjawab dengan sengaja membuka lahan dengan cara dibakar.

Selain di Pelalawan, patroli dan sosialisasi pencegahan karhutla juga dilakukan di sejumlah kecamatan di Kampar hingga Rokan Hulu. Sasaran sosialisasi petani dengan fokus pada pemberian edukasi yang membangun.

Seperti yang dilakukan hari ini prajurit TNI serta Polri, Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api menggelar patroli terpadu di Desa Tanjung Belit z Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar.

Dandim 0313 /KPR Letkol Inf Aidil Amin beberapa waktu lalu juga telah mengerahkan seluruh personil jajarannya untuk berpatroli di wilayah masing-masing, guna mengantisipasi karhutla. 

Sampai awal Juli 2019, lebih dari 3.300 hektare lahan di Riau hangus terbakar. Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah yang terluas mengalami Karhutla dengan luas mencapai 1.435 hektare.

Selain Bengkalis, kebakaran turut melanda wilayah Rohil dengan luas kebakaran mencapai 606,25 hektare. Selanjutnya Siak 366 hektare, Dumai 269,75 hektare dan Meranti 232,7 hektare. Kemudian, di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) 120 hektare, Pelalawan 95 hektare, Indragiri Hulu (Inhu) 71,5 hektare, Kampar 64,9 hektare dan Kuansing lima hektare.

Pemerintah Provinsi Riau telah mengaktifkan Satgas Karhutla setelah menetapkan status siaga darurat sejak 19 Februari sampai 31 Oktober 2019 mendatang. (*)


 

Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Antara


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus