Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Otomotif

Tokyo Motor Show 2017: Pamer Teknologi Lewat Green dan Smart Mobility

Rabu, 25 Oktober 2017

Toyota Comfort Ride Concept. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Dengan semangat Ever Better Cars untuk konsumen, Toyota hadirkan berbagai teknologi masa depan untuk kehidupan yang lebih pada ajang Tokyo Motor Show 2017 yang berlangsung di Tokyo Big Sight. 

Dalam kaitan itu, Toyota tengah mengembangkan sejumlah inisiatif di bawah payung Toyota Environmental Challenge 2050, untuk mengurangi dampak negatif manufaktur dan kendaraan (mobil) semaksimal mungkin. Toyota telah mencanangkan pengembangan teknologi dan desain kendaraan agar pada 2050 mendatang bisa menurunkan emisi karbon minimal rata-rata 90 persen dibandingkan rata-rata global tahun 2010.

Disamping itu, melalui Toyota Research Institute (TRI) yang berpusat di California, Toyota juga tengah mengembangkan berbagai aplikasi Artifisial Intelligence untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan membuat mobil lebih aman, terjangkau serta mudah dan nyaman digunakan oleh semua orang, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus.

Sejalan dengan tema Tokyo Motor Show 2017, yaitu Beyond the Motor, Toyota akan mengajak media melihat pencapaian Toyota dalam mencari solusi tantangan lingkungan hidup di masa datang, seperti proyek pembangunan supply chain hidrogen di Hama Wing dan uji coba teknologi assist drive yang di-aplikasikan di Sedan Lexus yang memungkinkan kendaraan dikemudikan secara otomatis. 

"Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang visi Toyota dalam membangun solusi untuk tantangan mobilitas masa depan, menghadirkan clean technology dan smart mobility,” kata Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto kepada fokusriau.com melalui keterangan tertulisnya, Rabu siang.

Toyota Fuel Cell Vehicle 
Tidak hanya dikenal sebagai pabrikan otomotif terbesar dunia, Toyota juga tercatat sebagai produsen mobil hybrid terbesar dan pionir kendaraan berbahan bakar hidrogen. Keduanya adalah buah dari semangat Toyota untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik dalam menghadapi tantangan kelangkaan sumber daya alam untuk energi.

Isu energi dan emisi juga telah menjadi perhatian besar Toyota sehingga berinisiatif mengembangkan teknologi yang bisa berkontribusi untuk mencari solusi. Sejak awal 1990, Toyota mencari solusi dan kemudian mengembangkan teknologi hybrid atau dikenal Toyota Hybrid System (THS) yang telah melahirkan Prius. Sampai saat ini, selain Prius, teknologi Hybrid Synergy Drive juga telah diaplikasikan setidaknya pada 25 model lainnya, seperti Camry, Alphard, Yaris dan sejumlah model Lexus.

Selain pengembangan kendaraan hybrid, sejak 1992 Toyota juga mengembangkan Toyota Fuel Cell System yang melahirkan model konsep pertama FCEV. Setelah melalui uji coba dan penyempurnaan, pada 2002 Toyota meluncurkan FCHV-3 yang digunakan secara terbatas di Jepang dan Amerika Serikat. Pada 2005, mobil model fuel cell Toyota memperoleh sertifikat resmi dari badan otoritas transportasi. 

Setelah melalui tidak kurang dari 2 juta km uji coba, pada 2013 Toyota mengumumkan mobil FCV berbahan bakar hidrogen pertama yang akan diproduksi secara komersial berlabel Toyota Mirai. Pada 2014, Toyora Mirai diluncurkan di pasar Jepang dan kemudian di pasar Amerika Serikat dan Eropa di tahun berikutnya.

Toyota meyakini, teknologi FCV merupakan solusi untuk industri otomotif dalam  menghadapi kemajuan sosial ekonomi yang pesat. Kenapa? Karena teknologi FCV mampu menjawab tantangan pembangunanan berkelanjutan (sustainability development) yang terkait kelangkaan sumber energi fosil, dan masalah lingkungan (environmental development) yang terkait dengan penurunan emisi CO2. 

“Pencapaian Toyota dalam mengembangkan FCV diharapkan menjadi pemicu pengembangan industri otomotif yang lebih beragam dan inspiratif. Penggunaan FCV tidak hanya sebatas pada mobil, tapi juga pada alat angkut lainnya seperti forklift, peralatan rumah tangga, bahkan bisa menjadi pembangkit listrik untuk kebutuhan rumah tangga,” kata Soerjo. (adi fadhilahi akbar)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus