Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Sport

Tour PSPS ke Papua Ditunda, Terancam Pengurangan Poin

Senin, 25 Maret 2013


PEKANBARU-Dua laga tandang PSPS Pekanbaru ke Papua mengalami penundaan, lantaran jadwalnya bertepatan dengan peringatan hari kenaikan Isa Almasih tanggal 29 Maret mendatang. Semula, pertandingan PSPS melawan Persipura dan Persiwa akan digelar tanggal 21 dan 23 Maret.

Tapi, karena timnas sedang mempersiapkan diri menghadapi Arab Saudi, laga terpaksa ditunda tanggal 28 dan 31 Maret. "Laga tandang kita terpaksa ditunda karena bersamaan dengan hari keagamaan. Jadi lawatan Persipura tanggal 30 Maret dan Persiwa Wawena 2 April," kata Afrizal, asisten pelatih PSPS, Minggu (24/3).

Ditambahkan, sejak libur pasca kemenangan melawan Persela Lamongan, PSPS belum melakukan latihan. Selain tidak ada tempat, berbagai kendala menjadi masalah bagi PSPS. "Saat ini hanya pemain lokal yang ada bersama di Pekanbaru. Sementara pemain dari daerah lain masih berada di daerahnya," ujar Afrizal.

Pengurangan poin

Di sisi lain, PSPS terancam pengurangan poin bila tidak berangkat ke Papua untuk menjalani laga tandang. Pengurangan poin adalah sanksi bila sebuah tim tidak berangkat melakukan pertandingan. Tak tanggung- tanggung, pengurangan poinnya enam. Sebab tur ke Papua ini, ada dua tim yang ditantang yakni Persipura Jaya Pura dan Persiwa Wamena.

Bila ini terjadi, jelas merugikan PSPS. Poin yang saat ini dikoleksi sebanyak 13 akan berkurang menjadi 7 poin. Peringkat PSPS pun bakal melorot diklasemen sementara ISL yang saat ini berada di posisi 13, bila pengurangan terjadi akan menjadi juru kunci menggantikan Persija Jakarta yang mengoleksi 8 poin.

Saat ini keadaan PSPS memang menjadi tak menentu. Masalah pendanaan menjadi yang utama walau sudah ada pihak yang mengklaim sebagai penyelamat PSPS. Kabar mengenai PSPS ini pun menjadi simpang siur karena pihak - pihak terkait pun tau mau berbicara. Mulai dari perpindahan kandang PSPS dari Bnagkinang kembali lagi ke Pekanbaru bahkan kabar akan dijualnya PSPS ke Kalimantan pun berhembus.

Skuad PSPS sendiri sudah beberapa hari tidak latihan. Bahkan para pemain masih terpencar - pencar, di rumah keluarga masing - masing pemain. Pertandingan dengan Persipura sendiri dikabarkan akan digelar pada 30 Maret sedangkan dengan Persiwa pada 2 April nanti.

Mengani ancaman pengurangan saksi ini sendiri dibenarkan asisten pelatih PSPS Afrizal. Sebab memang dalam aturannya hal tersebut sudah diatur. "Memang akan ada pengurangan poin kalau kita tidak berangkat. Satu pertandingan tiga poin. Tapi kita berharap itu tidak terjadi," harap Afrizal.

Sebab, terangnya, bila itu terjadi, maka PSPS akan masuk dalam zona degradasi. Mengingat akan ada penyatuan liga musim depan, Afrizal berharap PSPS bisa tetap eksi di ISL seterusnya. "Makanya kita berharap bisa berangkat ke Papua. Jangan sampai terjadi karena kita akan terpuruk," ujarnya.

Direncanakan, Senin (25/3) sore latihan kembali akan digelar. Tujuannya agar stamina pemain tetap terjaga walau belum ada kepastina berangkat. Bila sudah ada pemberitauan berangkat, maka pemain sudah siap sebelumnya walau bisa dikatakan tidak maksimal. "Saya berharap para pemain yang ada di Pekanbaru bisa latihan bersama Senin sore nanti. Rencana kita memang latihan. Saya harapkan pemain datang," kata Afrizal.

Sementara Ketua Panitia lokal PSPS di Bangkinang, Zulkfli membenarkan kepastian skuad PSPS berangkat tur ke Papua belum diketahui. Rencananya, Senin ini Zulkifli akan menghadap Bupati Kampar, Jefry Noer yang mengklaim sebagai penyelamat PSPS. "Pengajuan dana ke Papua itu memang sudah masuk ke kita. Tapi belum bisa dipastikan apakah akan berangkat atau tidak. Senin nanti saya akan menghjadap pak Bupati (Jefry Noer) membicarakan ini," kata Zulkifli. (rsc/trp/bsh)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus