Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Otomotif

Toyota Ungkap Soal Airbag Fortuner Setnov yang Tak Mengembang Saat Tabrakan

Sabtu, 18 November 2017

Ilustrasi fitur keselamatan airbag. (Foto: dok. toyota.astra.co.id)

JAKARTA-Kecelakaan tunggal yang dialami Setya Novanto, Kamis malam kala menumpangi mobil Toyota Fortuner membuat Ketua DPR tersebut harus memperoleh perawatan intensif di RSCM. Insiden tersebut diduga akibat airbag mobil yang tidak mengembang saat menabrak tiang listrik di bilangan Permata Hijau. 

Sejauh ini, masih belum diketahui alasan kenapa fitur keselamatan penumpang Fortuner milik Setya Novanto itu tak berfungsi. Apakah karena laju kendaraan tak memadai untuk mengaktifkan airbag atau karena fitur dual SRS airbag di mobil tersebut tidak berfungsi optimal.

Menanggapi dugaan tersebut, General Repair Service Manager Toyota Astra Motor (TAM) Iwan Abdurahman mengungkapkan beberapa kemungkinan, kenapa airbag tidak mengembang. Menurutnya, kecepatan bakal menjadi penentu saat kendaraan menabrak suatu objek. "Jenis benda yang ditabrak. Semakin kokoh benda yang ditabrak, kecepatannya bisa semakin rendah (agar airbag aktif)," kata Iwan, Jumat kemarin di Jakarta.

"(Kemudian) arah tabrakan. Apabila kita menabrak saat kondisi miring, dibutuhkan kecepatan yang lebih tinggi (agar airbag aktif) dibandingkan tabrakan frontal," papar Iwan.

Dijelaskan, airbag memiliki dua sensor. Sensor pertama berada di depan yang terletak di sekitar headlamp. Sensor itu akan mendeteksi tabrakan arah depan. Sementara sensor tengah lainnya terletak di dalam kabin, tepatnya di bawah lantai di dekat dengan audio.

"Jika tabrakan yang terjadi begitu besar, maka energi atau getaran tabrakan akan terus ke kabin dan di deteksi oleh sensor ini. Artinya, tabrakan yang terjadi harus cukup kuat untuk mengaktifkan airbag tersebut," kata Iwan dikutip fokusriau.com dari laman cnnindonesia.com.

Dilanjutkan, untuk mencegah cedera lebih serius, masih ada fitur seatbelt yang berfungsi untuk menahan tubuh penumpang sehingga risiko kecelakaan dapat dikurangi. (boy surya hamta)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus