Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Tragis!! Hamili Gadis Bawah Umur yang Dikenal di Facebook, Ternyata Adik Kandungnya

Kamis, 30 Mei 2019

Ilustrasi. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Seorang pemuda berinisial IN (21) harus berurusan dengan polisi, setelah diduga menyetubuhi gadis di bawah umur sampai hamil dan melahirkan. Namun kejadian mengejutkan terjadi, saat pelaku berinisial IN tersebut mengetahui kalau korbannya, sebut saja Bunga (16) ternyata adik kandungnya.

“Selama ini mereka tidak pernah bertemu dan tidak pernah tahu kalau tersangka dan korban adik kakak, saudara kandung beda ibu," kata Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso didampingi Kasat Reskrim AKP Hendra Virmanto dan Kasubag Humas Iptu Hj Iis Yeni di Mapolres Ciamis, Rabu (29/5/2019).

"Awalnya mereka berkenalan di Facebook sehingga terjadilah kejadian tersebut,” tambahnya. 

Dari perkenalan IN dengan Bunga tersebut, berlanjut dengan pertemuan, Agustus 2018. Setelah pertemuan terjadi  persetubuhan di bawah paksaan sebanyak 3 kali. Pertama dilakukan di rumah tersangka IN, kemudian di sebuah rumah kos di Cigembor dan terakhir di Garut.

Korban gadis di bawah umur tersebut hamil dan kemudian melahirkan. Akibat kejadian tersebut kedua belah keluarga dipertemukan. Dari pertemuan tersebut semuanya kaget, karena ternyata dan baru diketahui kalau antara antara pelaku dan korban adalah anak dari bapak yang sama cuma beda ibu. “Pelaku ditinggalkan bapaknya sewaktu masih di kandungan,” kata AKBP Bismo Teguh Prakoso.

Kejadian yang memalukan tersebut sudah mempertemukan kakak-adik satu bapak beda ibu. Namun nasi sudah terlanjur jadi bubur. Bunga hamil dan malah melahirkan akibat perbuatan IN, yang ternyata kakaknya sendiri. Mereka masih sedarah.

“Korban hamil dan sekarang sudah melahirkan. Korban juga tidak lagi melanjutkan sekolahnya. Untuk kondisi psikologis korban, PPA Polres Ciamis dan P2TPA2 melakukan trauma healing dengan melibatkan ahli,” ujar AKBP Bismo Teguh Prakoso.

Pelaku diciduk setelah pihak keluarga korban melaporkan kejadian yang menimpa Bunga tersebut ke petugas. Pelaku, IN kini terancam hukuman kurungan 5 sampai 15 tahun penjara seperti yang diatur ketentuan Pasal 76 (d) jo pasal 81 ayat (1) dan atau Pasal 76 (e) jo pasal 82  ayat (1) UU No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak di bawah umur. Satu baju tidur, satu celana dalam, dan 1 buah bra disita sebagai barang bukti pada kasus ini. (*)






Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunjabar


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus