Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Membangun Desa

Upaya Menjaga Peninggalan Leluhur, Desa Tekulai Hulu Inhil Lestarikan Perkebunan Kelapa

Rabu, 28 Desember 2016

Pembuatan tanggul mekanik dan normalisasi parit prioritas Desa Tekulai Hulu. (Foto: Istimewa)

TEKULAI HULU-Pemerintah Desa Tekulai Hulu, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau berusaha untuk terus menghargai dan tidak ingin mengecewakan leluhur. Apa yang telah ditinggalkan, harus terus dipertahankan. Desa tersebut memang sangat terkenal dengan perkebunan kelapanya. Bahkan diklaim sempat mencapai kejayaan sebagai salah satu penghasil kelapa terbaik.

"Ini adalah peninggalan leluhur, harus dipertahankan," kata Kepala Desa Tekulai Hulu, M Syukur kepada wartawan, kemarin.

Kebun kelapa memang telah menjadi mata pencaharian mayoritas penduduk di desa yang berada di sepanjang Sungai Tekulai tersebut. Terdapat total lima batang parit di Desa Tekulai Hulu, antara lain Parit senang, Parit Negara, Parit surau, Parit Majid dan Parit Karim. "Dari lima batang parit tersebut, kebun kelapa yang berada di Parit Senanglah yang paling bagus sampai saat ini," ulas Syukur.

Kecemasan muncul ketika parit tidak bisa mengaliri air lagi. Kebun kelapa mulai rusak dan banyak yang mati. Kekhawatiran akan tidak mampunya mempertahankan apa yang telah ditinggalkan oleh nenek moyang mulai 'menghantui'. Bahkan tidak sedikit warga yang menjual lahan kebunnya karena merasa tidak ada harapan lagi. Kondisi ini cukup berlangsung lama. Hingga munculnya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Inhil.

Di bawah kepemimpinan Bupati Inhil HM Wardan, dibangun program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) untuk menyalurkan bantuan ke desa-desa. Ditambah lagi dengan bantuan dana desa dari Pemerintah Pusat. Misi penyelamatan kebun kelapa melalui normalisasi parit pun di mulai dari pembangunan tanggul mekanik di Parit Senang yang akhirnya berlahan dapat terwujud berkat semangat dan banyaknya dana yang dialokasikan ke desa.

"Kebun di sepanjang Parit Senang kelapanya memang bagus-bagus. Dan ini menjadi harapan masyarakatnya," tukas Syukur.

Meskipun dana yang terserap untuk penyelamatan kebun kelapa di Parit Senang cukup besar, namun tidak menelantarkan pengerjaan lainnya. "Alhamdulillah apa yang dibutuhkan tercapai, masyarakat harus bersabar karena memang bertahap. Untuk itulah kami sangat berharap agar program-program bantuan keuangan dari pemerintah ke desa seperti DMIJ tersebut dapat terus lanjut di tahun-tahun berikutnya. Hingga kami dapat menyelesaikan penyelamatan kebun-kebun kelapa masyarakat kami," harapnya. (zamri)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus