Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Nasional

Usai Dengarkan Penjelasan UAS, MUI Berencana Temui Tokoh Pemuka Agama Lain

Kamis, 22 Agustus 2019

Ustaz Abdul Somad. (Foto:Instagram/Ustadz Abdul Somad)

JAKARTA-Ustaz Abdul Somad (UAS), Rabu sore sudah mendatangi kantor MUI di Menteng, Jakarta Pusat. Pada kesempatan itu, UAS menjelaskan tentang ceramahnya yang membahas salib dan patung dan kemudian viral di media sosial. 

Setelah mendengarkan penjelasan UAS, MUI selanjutnya akan bertemu dengan sejumlah tokoh agama lainnya. Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengatakan, pimpinan MUI, pekan depan akan melangsungkan agenda silaturahim kepada para tokoh pemuka agama lain.

Ini terkait rekaman video viral ceramah Ustaz Abdul Somad (UAS). "Pekan depan. (Sekarang) lagi diatur, lagi kontak-kontakan untuk mencari kesesuaian waktu. Saya baru kontak ketua umum dan sekjen PGI (Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia)," kata Anwar, Kamis (22/8/2019).

Anwar pada kesempatan itu mengatakan, MUI tidak dalam posisi membela dalam persoalan ini, dan berusaha mendinginkan suasana serta mencari titik temu atas masalah tersebut.

Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi MUI Masduki Baidlowi menuturkan, MUI akan silaturahim ke berbagai tokoh agama terutama kalangan Katolik dan Protestan. MUI akan berupaya agar polemik video ceramah UAS tidak berbuntut panjang di meja hijau, meski laporan terhadap UAS sendiri sudah masuk di kepolisian.

"Langkah MUI agar bagaimana ini tidak masuk ke wilayah hukum. Karena (meski laporannya sudah masuk di kepolisian), kan ini bisa dicabut," kata dia.

Masduki menyebut, selain berkunjung ke para tokoh agama, tidak menutup kemungkinan MUI akan menemui para pelapor UAS. Menurutnya, silaturahim adalah solusi atas persoalan yang tengah dihadapi UAS. "Dan akhirnya akan seperti itu (pelapor akan mencabut laporannya)," paparnya.

Untuk diketahui, ada tiga laporan terhadap UAS yang sudah masuk di tiga institusi kepolisian. Antara lain, Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya dan Polda Nusa Tenggara Timur. (*)




Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Republika.co.id


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus