Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Nasional

Usai Longsor, Jalur Sumbar-Riau Sudah Bisa Dilalui

Selasa, 28 Agustus 2012


LIMAPULUH KOTA-Longsor yang menyebabkan terputusnya Jalan Lintas Sumatera Barat - Riau, tadi malam sekitar pukul 23.00 WIB sudah mulai bisa dilewati kendaraan. Namun demikian, Dinas Pekerjaan Umum Sumatera Barat masih memberlakukan sistem buka tutup untuk mengurai kemacetan kendaraan di lokasi longsor yang sudah terlanjur panjang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Limapuluh Kota, Azril Tamin, Selasa (28/8) membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, titik longsor berada di kilometer 125 dari Kota Padang atau 25 KM dari Kota Payakumbuh. “Jalan yang tertutup lonsor sekarang sudah bisa dilalui sekitar pukul 23.00 WIB malam tadi. Tetapi kami masih memberlakukan sistem buka tutup,” paparnya.

Saat ini, dua unit alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum Sumbar terus bekerja membuang material longsoran dari badan jalan yang tertimbun. Kendati jalan penghubung Sumbar-Riau sudah bisa dilalui kembali, tetapi pengguna jalan diminta untuk terus waspada karena ada beberapa titik di jalur yang dinilai rawan longsor. 

"Kami minta seluruh pengemudi yang melewati jalur ini untuk terus berhati-hati dan waspada, terutama ketika hari hujan. Sebab, bila hujan kawasan tebing di jalur ini rawan longsor," ingatnya. 

Tiga Titik 
Sebelumnya, tiga titik di ruas Jalan kawasan Air Putih, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, ditutupi material longsor yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Senin (27/8). Longsor membuat arus balik Sumatera Barat menuju Pekanbaru atau sebaliknya tersendat. 

"Ratusan kendaraan terjebak macet sepanjang lima kilometer baik dari arah Pekanbaru maupun arah Payakumbuh," kata Anto, salah seorang warga di lokasi longsor, kemarin.

Menurut Kepala BPDB Limapuluh Kota, Azril Tamin, dari tiga ruas jalan yang ditutupi longsor, kondisi terparah di ruas Jalan Patung Kuda, Bandrek House, satu kilometer menjelang Koto Alam. "Sekitar tujuh meter ruas jalan tertutup material longsor. Kita sedang berkoordinasi dengan BPBD Provinsi untuk penanganan. Koordinasi diperlukan karena jalan yang tertutup longsor adalah jalan nasional," ujarnya. (deb)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler
      Selasa, 17 September 2019 - 20:10:50 WIB
      Selasa, 17 September 2019 - 17:23:19 WIB
      Selasa, 17 September 2019 - 17:04:32 WIB
      Selasa, 17 September 2019 - 15:42:31 WIB
      Selasa, 17 September 2019 - 12:38:08 WIB


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus