Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Berita Islami

Ustaz Abdul Somad Akui, Pria Asal Sumatera Barat Ini yang Membantu Dirinya Terkenal

Selasa, 05 Maret 2019

Ustaz Dayat (kanan) mengiringi dakwah Ustaz Abdul Somad. (Foto:Facebook)

PEKANBARU-Ustaz Abdul Somad merupakan satu dari sekian banyak penceramah yang saat ini paling familiar dan terkenal di tanah air. Materi dakwah yang disampaikan Ustaz Abdul Somad mudah dicerna. Tak sedikit yang sangat menanti kehadiran Ustaz Abdul Somad untuk diberikan penjelasan banyak hal mengenai ibadah dan kehidupan.

Ceramah terbaru Ustadz Abdul Somad selalu dinanti-nanti dan bahkan selalu mendapatkan jumlah penonton yang banyak di media sosial. Namun, diluar itu semua, Ustad Abdul Somad mengaku kalau putra Kabupaten Agam, Sumatera Barat inilah yang telah memviralkan dirinya ke media sosial sampai terkenal luas seperti sekarang.

"Putra Agam yang memviralkan dirinya itu atas nama Ustad Muhammad Hidayat. Ustad Muhammad Hidayat merupakan putra Dusun Padang Gajah Mati, Jorong Sago, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubukbasung, Kabupaten Agam," katanya saat tausiah dan silatutahmi dengan warga Padang Gajah Mati, Senin.

Dikatakan, hal ini terjadi beberapa tahun lalu saat dia baru pulang ke kampung halaman di Pakanbaru, setelah selesai menamatkan kuliah di Kairo. Saat memberikan tausiah di salah satu masjid di Pekanbaru, ada salah seorang mahasiswa atas nama Ustad Muhammad Hidayat merekam seluruh ceramahnya menggunakan telepon genggam miliknya.

Ceramah itu direkam hanya suara dan bukan berupa video. Setelah itu dibagikan ke facebook miliknya dan ceramah itu banyak disukai. "Atas dasar itu, Ustad Muhammad Hidayat saya ajak bergabung dalam pengajian," tegasnya.

Diakui, saat ini pengikut ceramah miliknya di instragram sekitar satu juta dan subscribe (pelanggan) di youtube juga satu juta. Video tersebut tidak pernah dia bagikan ke media sosial, namun yang membagikan putra Padang Gajah Mati, Agam.

"Kedatangan saya ke Padang Gajah Mati, Agam, bukan melakukan tablik akbar, tetapi mengucapkan terimakasih ke warga dengan cara tausiah dan silaturahmi. Saya ke sini juga pulang kampung" katanya.

Tausiah dan silaturahmi tersebut berlangsung di lahan perkebunan sawit selama satu jam dan dihadiri oleh ribuan jemaah. Saat itu, UAS memberikan bantuan 100 zak semen untuk pembangunan Masjid Nurul Falah Padang Gajah Mati. 

Dia berharap, setelah silaturahmi ini jumlah jamaah yang melaksanakan shalat lima waktu di masjid atau mushala akan lebih meningkat lagi. "Ini yang saya harapkan, karena shalat ini merupakan bekal di akhirat nanti," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria merasa bangga, salah satu pendamping Ustad Abdul Somad merupakan warga Padang Gajah Mati, Agam. "Ini merupakan kebanggaan bagi Padang Gajah Mati dan Agam," katanya.

Kepala Bagian Operasi Polres Agam Kompol Andrizal Guci menambahkan, Polres Agam mengerahkan 100 personel dalam mengamankan tausiah dan silaturahmi itu. Ke 100 personel berasal dari Sat Intelkam, Sat Lantas dan lainnya. "Ini agar pelaksanaan berjalan dengan baik," katanya. (*)





Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus