Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Video Ibu dan Anak Dianiaya Oknum Polisi Babel, Pelakunya Berpangkat AKBP

Jumat, 13 Juli 2018

Video polisi menendang ibu dan anaknya. (Foto:Bangkapos)

BANGKA BELITUNG-Video seorang pria mengenakan baju oranye bertuliskan POLISI tengah viral di jejaring sosial dan media sosial. Dalam video tersebut, pria itu berlaku kasar pada wanita, Kamis (12/7/2018).

Sosok pria yang berada di video tersebut ternyata seorang perwira menengah berpangkat AKBP berinisial MY yang bertugas di Polda Kepulauan Bangka Belitung. Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Pol Syaiful Zachri dikonfirmasi terkait video tersebut mengungkapkan, Propam Polda Kepulauan Bangka Belitung sudah menindaklanjuti.

"Sudah sedang ditangani Propam," kata Brigjen Pol Syaiful Zachri. Sebagai pimpinan, dirinya akan mengambil tindakan tegas bila pria dimaksud benar seorang oknum perwira polisi. 

Sebelumnya, dalam video berdurasi 30 detik yang menyebar tersebut terlihat oknum diduga perwira menengah Polda Kepulauan Bangka Belitung tersebut memegang kerah baju seorang anak laki laki menggunakan tangannya.

Sementara seorang ibu dan seorang wanita muda terlihat bersimpuh sesekali memohon ampun. Namun pria tersebut malah menendang ke arah wanita tersebut.
 
Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP Abdul Mun'im mengatakan, dirinya mendukung jika korban aksi tersebut melaporkan secara resmi. "Laporakan saja, saya sendiri sebagai manusia tidak terima hal ini," kata AKBP Abdul Mun'im.

Laporan Pencurian
Dilansir dari bangkapos.com, Kamis (12/07/2018) malam, peristiwa penganiayaan bermula dari kejadian pencurian yang diduga dilakukan oleh seorang ibu di mini market milik Y (Inisial MY-red) di Jalan Selindung Kota Pangkalpinang, Rabu (11/7/2018) sekira pukul 19.00 WIB.

Saat itu, ada pemilik mini market bernama Y (menggunakan kaos bertuliskan Polisi) melihat kejadian pencurian di tokonya. lalu Y bertanya tanya kepada pelaku pencuri sambil melakukan tindakan kekerasan yang kemudian viral di media sosial.


"Saat ini penjaga atau pegawai toko milik Y melaporkan kasus pencurian tsb ke Polres Pangkalpinang guna proses sidik, dan saat ini seorang ibu yg diduga melakukan pencurian sedang dalam pemeriksaan Satreskrim Polres Pangkalpinang," tulis Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Abdul Munim.

Kemudian Bidpropam Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melakukan lidik dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Pangkalpinang. "Saat Pemilik Y ada di rumah, ia dapat telpon dari penjaga mini market bahwa pukul 19.00 wib (Rabu 11 Juli 2018) ada orang masuk toko pura-pura belanja berombongan berjumlah tujuh orang.  

Enam masuk toko dan satu menunggu di mobil avanza, tiga orang tertangkap (2 wanita dan 1 anak 14 tahun). Sedangkan empat orang melarikan diri pakai mobil avanza. Lalu penjaga toko melaporkan kasus pencurian ke Polres Pangkalpinang," ungkap Abdul Munim.

AKBP 'Y' yang merupakan pemilik mini market itu sempat menanyakan pada seorang wanita yang dituduhkan mencuri. "Saat Y selaku pemilik menanyakan kepada seorang wanita Ibu itu. wanita tersebut  bilangnya, tidak tau semuanya, KTP tidak ada, tempat tinggal tidak ada, ditanya empat temannya yang lari juga tidak tahu. Akhirnya Y terpancing emosi. Karena mereka rame rame maling, saat yang ketangkap ditanya, bilangnya tidak tau semua," ujar AKBP Abdul Munim. (*)






Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Bangkapos.com


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus