Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Daerah

Wabup Alfedri Tutup Festival Siak Bermadah, Singapura Juara Tari Zapin Internasional

Jumat, 13 Oktober 2017

Bupati Syamsuar menyerahkan hadiah untuk Singapura. (Foto:Humas/FokusRiau.Com)

SIAK-Pesan-pesan budaya yang muncul dari berbagai penampilan seni tradisi di Siak Bermadah, hendaknya menjadi sarana pemersatu rumpun bangsa Melayu di dunia. Sebab, budaya Melayu merupakan payung negeri dan menjadi tempat semua golongan dan suku bangsa bernaung, hidup serta berinteraksi dengan harmoni. 

"Budaya telah mengajarkan kita makna keselarasan dan kekuatan persatuan akan perbedaan, sebagaimana peradaban orang-orang Melayu zaman dahulu. Kita rumpun Melayu sangat kaya dengan keunikan budaya masing-masing dan harus terus dipertahankan serta diwariskan kepada generasi berikutnya," kata Wabup Alfedri kala menutup panggung Siak Bermadah, Kamis (12/10/2017) malam.
 
Dari daerah sendiri misalnya, bisa disaksikan betapa banyak tradisi, seni budaya dan adat istiadat yang unik dan memiliki nilai jual tinggi, bila semua dikemas dengan baik untuk memajukan pariwisata.
 
"Kemarin kita lihat bersama, tradisi Melayu tempo dulu telah memberikan edukasi penting bagi masyarakat yang menyaksikan. Disamping itu, beberapa variasi budaya juga tampak dalam akulturasi kebudayaan yang sejak lama telah ada di Siak," ujarnya. 
 
Seperti penampilan silat Melayu Siak sunting 12 yang masih lestari di Mempura, tradisi palang pintu Siak Sri Indrapura, tari gendong anak rawa masih ada di Sungai Apit, tradisi pengobatan suku sakai tampil dari Kandis, tradisi persalinan tradisional memukau dari Sungai Mandau, Tradisi Marhaban dari Dayun, Tradisi mengarak khatam kaji dan legenda Panglima Misai dari Gasib, Permainan Gasing dari kerinci Kanan, serta berbagai tradisi masyarakat Melayu lainnya.
 
Terakhir, Alfedri menyampaikan terima kasih kepada Malaysia dan Singapura yang turut serta meramaikan festival Siak Bermadah. Begitu juga dengan para seniman yang telah hadir mewakili beberapa provinsi tetangga. Tak lupa kepada para penampil utusan masyarakat dari seluruh kecamatan di Kabupaten Siak yang telah melestarikan ragam seni tradisi lokal dimasing-masing kecamatan.  

Sebelum acara berakhir, Bupati Syamsuar menyerahkan hadiah kepada Juara Umum Tari Zapin Internasional dari Singapura, sedangkan untuk juara Pawai Budaya juara 1 diraih dari Dayun, Juara 2 Bungaraya, Juara 3 Mempura. Sementara untuk juara harapan 1, 2 dan 3 dari Siak, Sungai Apit dan Sungai Mandau. (adi fadhilahi akbar)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus