Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Nasional

Wagub Sumbar Minta Alat Berat Siaga di Lokasi Bencana

Kamis, 26 Juli 2012


PADANG-Wakil Gubernur Sumatera Barat, Muslim Kasim menginstruksikan seluruh satuan kerja terkait bencana alam untuk segera melakukan pelurusan aliran Sungai Lubuk Kilangan, Batang Kuranji dan melakukan perbaikan jembatan yang rusak akibat banjir bandang, Selasa (24/7) lalu. Selain itu, Wagub juga minta untuk mensiagakan alat berat di sekitar lokasi bencana.

Hal itu disampaikan Muslim Kasim di sela-sela pemantauan lokasi banjir di Jembatan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Padang, Rabu (25/7). Dia juga menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang terjadi. Saat ini, sejumlah fasilitas umum, seperti masjid di kawasan Padang Besi kondisinya sangat mengkhawatirkan. Permukaan masjid sekarang lebih rendah dari permukaan sungai. Selain itu, jembatan di Padang Besi yang termasuk dalam jalan provinsi yang menghubungkan Kota Padang dengan Solok juga terancam putus, karena dam jembatan yang bergeser.

Wagub tidak membantah banjir dipicu karena adanya ilegal loging di hulu sungai. Akibat ilegal loging, daya serap air hujan jadi terganggu. Namun pihaknya menduga, banjir diakibatkan pengerukan sungai oleh masyarakat setempat. Di sisi lain, Muslim Kasim bersyukur karena enam orang warga yang dilaporkan hilang sudah ditemukan tim Basarnas. Sedangkan kapal Ambu-ambu yang sedang berlayar ke Mentawai juga dilaporkan selamat dan merapat kembali ke Pelabuhan Muaro Padang.

Diimbau kepada masyarakat agar senantiasa waspada bila terjadi hujan lebat berturut- turut 2 sampai tiga jam. Karena daerah yang dilanda banjir besar tersebut berpotensi mendatangkan banjir susulan. "Kita bersyukur masyarakat tidak ada yang menjadi korban dalam peristiwa ini. Saya minta masyarakat korban banjir bisa bersabar bila belum dilayani dengan baik oleh pemerintah, ungkapnya.

Camat Lubuk Kilangan, Andre Algamar mengatakan, genangan air bercampur lumpur lebih kurang satu meter telah merendam rumah penduduk serta fasilitas umum, seperti masjid dan rumah sekolah di sekitar Lubuk Kilangan. Pihaknya bersama masyarakat, Rabu (25/7) sudah mulai membersihkan fasilitas umum dari genangan lumpur, agar fasum tersebut dapat dipakai segera.

Dijelaskan, pihaknya tidak ada mendirikan tempat pengungsian untuk masyarakat dan hanya mendirikan tenda-tenda untuk posko bantuan di sekitar Lubuk Kilangan, sebab masyarakat telah mengungsi kerumah sanak saudaranya. Pemprov Sumbar juga telah menyerahkan bantuan tahap awal lebih kurang 80 juta kepada masyarakat Lubuk Kilangan yang terdiri dari beras, mie instan, selimut, dan sarden yang diserahkan langsung kepada Camat Lubuk Kilangan Andree Algamar. (so/deb)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler
      Selasa, 17 September 2019 - 20:10:50 WIB
      Selasa, 17 September 2019 - 17:23:19 WIB
      Selasa, 17 September 2019 - 17:04:32 WIB
      Selasa, 17 September 2019 - 15:42:31 WIB
      Selasa, 17 September 2019 - 12:38:08 WIB


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus