Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Lifestyle

Wah... Ternyata Indonesia Konsumen Rokok Ketiga Terbesar Dunia

Selasa, 28 Agustus 2012


JAKARTA-Setelah Cina dan India, Indonesia berada di peringkat ketiga sebagai konsumen rokok terbesar dunia. Pendapatan negara dari cukai rokok juga cukup banyak.

Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Tulus Abadi menyatakan, pemerintah seharusnya membatasi konsumsi rokok. Karena rokok termasuk dalam barang kena cukai. "Rokok termasuk dalam kategori barang kena cukai, seharusnya pemerintah membatasi konsumsi rokok dalam negeri," ujar Tulus di Jakarta, kemarin. 

Menurutnya, filosofi barang kena cukai adalah barang yang konsumsinya perlu dikendalikan, peredarannya perlu diawasi dan pemakaiannya, dapat menimbulkan efek negatif bagi masyarakat dan lingkungan hidup. 

Seperti yang terjadi pada dua barang kena cukai lainnya, alkohol dan etil alkohol. "Kalau rokok tidak dibatasi, ini namanya diskriminasi. Karena alkohol peredarannya diatur sementara rokok tidak," kata Abadi. 

Seharusnya, menurut Tulus, pembatasan peredaran rokok diperlakukan sama dengan barang kena cukai lainnya. "Makanya, pemerintah harus membuat kebijakan terkait persoalan rokok ini," tukasnya. 

Tidak Akan Turun
Di sisi lain, Tulus berpendapat, kemiskinan tidak akan turun di Indonesia selama rokok masih beredar bebas. "Jangan mimpi bisa mengurangi kemiskinan, yang ada justru sebaliknya," kata Tulus.

Menurutnya, rokok tidak hanya merusak kesehatan, rokok merugikan ekonomi, sosial dan secara budaya. "Terutama efek sosial ekonomi yang menimbulkan proses pemiskinan baru," katanya.

Rokok dinilai menjadi kontributor utama dalam proses pemiskinan. Merujuk hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional yang menyebutkan, konsumsi rokok di kalangan menangah ke bawah 17 kali lebih besar dibandingkan konsumsi daging, 15 kali lebih tinggi dari kesehatan serta sembilan kali lebih tinggi dari pendidikan. "Dalam hal ini, bagaimana mau mengurangi kemiskinan kalau rokok masih beredar bebas," katanya. (ant/den)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler
      Selasa, 17 September 2019 - 20:10:50 WIB
      Selasa, 17 September 2019 - 17:23:19 WIB
      Selasa, 17 September 2019 - 17:04:32 WIB
      Selasa, 17 September 2019 - 15:42:31 WIB
      Selasa, 17 September 2019 - 12:38:08 WIB


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus