Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Daerah

Wantanas Mantapkan RTRW Natuna Sebagai Wilayah Pertahanan Bagian Barat

Rabu, 14 Maret 2018

Bupati Abdul Hamid rapat bersama tim Wantanas. (Foto:Humas/FokusRiau.Com)

NATUNA-Natuna merupakan wilayah terluar NKRI yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga, seperti Vietnam, Kamboja dan Malaysia. Dengan posisi strategis ditambah dengan limpahan potensi yang ada, khususnya potensi kelautan dan perikanan menyebabkan sering terjadi pelanggaran batas wilayah dan pencurian ikan yang tidak jarang mengancam jiwa para nelayan tempatan.

Terlebih belakangan muncul isu internasional terhadap pengakuan Cina atas perairan di wilayah Kabupaten Natuna sebagai bagian dari wilayah kedaulatan NKRI. Untuk itu, perlu tindakan tegas melalui upaya penjaga batas wilayah melalui pembangunan bidang pertahanan sebagai basis kekuatan militer yang dipusatkan di Natuna.

Demikian disampaikan Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal pada Forum Group Discussion (FGD) Penelitian dan Pengembangan Penataan Wilayah Pertahanan untuk mendukung Operasi gabungan TNI di Wilayah Indonesia Barat yang diselenggarakan oleh tim dari Dewan Pertahanan Nasional (Wantanas) di ruang Rapat Kantor Bupati Natuna Jalan Batu Sisir Bukit Arai, Ranai, kemarin.

Kegiatan dihadiri Anggota Komisi II DPRD Natuna, Sekretaris Daerahkab Natuna, FKPD, Para Asisten dan pimpinan OPD terkait tersebut. Hamid menyampaikan terima kasih atas kunjungan Wantanas di Natuna dengan harapan, informasi yang dirangkum selama kunjungan kerja dapat menjadi bahan pertimbangan bagi menetapkan program strategis untuk memperkuat sektor pertahanan di Natuna.

Sementara Ketua Penelitian dan Pengembangan Wantanas Sessa Sugaluh menyampaikan, tujuan kegiatan ini untuk mengumpulkan informasi dan menyerap aspirasi bagi pertimbangan program kerja bidang pertahanan negara yang akan diterapkan di Kabupaten Natuna.

"Tata wilayah pertahanan yang baik akan memberikan pengaruh positif bagi peningkatan perekonomian wilayah, selain tujuan utama keberadaan pangkalan kekuatan militer negara yang tidak lain untuk menjaga keutuhan, keselamatan dan kedaulatan NKRI khususnya di Wilayah Natuna dan 5 wilayah pertahanan lain," ulasnya.

Sessa berharap, melalui kegiatan ini terwujud koordinasi dan sinergitas terhadap pemahaman penataan wilayah yang sama dengan tetap mengakomodasi berbagai kepentingan secara bijak dan tepat. 

Karena menurutnya, Penataan wilayah pertahanan yang baik akan meningkatkan kemampuan  perekonomian dan daya tangkal masyarakat Kabupaten Natuna terhadap berbagai ancaman dan tantangan ke depan. (indra h piliang)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus