Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Nasional

Wapres Jusuf Kalla: Bila Ingin Melemahkan Orang Minang Cukup 3 Cara!

Minggu, 16 Juli 2017

Wapres Jusuf Kalla berdialog dengan sejumlah tokoh. (Foto:Istimewa)

PADANG-Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan tiga trik untuk melemahkan orang Minangkabau. Menurutnya, jika ingin melemahkan orang Minang cukup dengan tiga cara saja, rusak pendidikannya, rusak suraunya dan rusak pasarnya.

Kenapa demikian, selama ini orang Minang terkenal dengan pemikir-pemikirnya yang luar biasa. Lihat saja dalam sejarah, dimana tokoh dalam pendiri negara Republik Indonesia diantaranya orang Minang, seperti M. Yamin dan Bung Hatta.

“Para tokoh besar Minang ini sangat berbeda dengan pejuang dari daerah lain. Dimana mereka berjuang memakai tombak, sementara tokoh Minang berjuang dengan kekuatan pemikirannya,” kata JK dalam kunjungannya ke Padang, Sumatera Barat, kemarin.

Di sisi lain, Sumbar memang memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang sedikit disbanding dengan daerah lain, seperti Riau, Sumut dan provinsi lainnya. Hanya saja, menurut JK, dengan kekuatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki Sumbar itu sama besarnya dengan SDM yang dimiliki daerah lainnya di Indonesia.

“Pertanyaanya apakah Sumbar saat ini sama dengan Sumbar dulu. Dimana semua sektor ada orang Minang. Kantor besar banyak orang minang. Bidang agama juga banyak orang minang,” paparnya.

Seperti di Jakarta, dari 10 katib di masjid di Jakarta itu delapan di antaranya orang Minang. Tapi sekarang banyak dari Makkasar. “Kalau kita selalu bangga dengan masa lalu itu juga tidak baik, jadi ternyata yang harus kita lakukan introspeksi agar masa depan itu lebih baik,” katanya.

Dikatakan, pemuda Minang juga suka tidur di surau. Dimana surau tidak hanya sebagai tempat beribadah namun juga sebagai tempat anak muda Minang untuk berdiskusi. “Dulu tidur di surau, ngaji di suaru tapi sekarang tidak lagi karena ada televisi di rumah," urainya dikutip fokusriau.com dari harianhaluan.

Selain itu, di setiap tubuh orang Minang mengalir darah entrepreneur, dimana hanya tinggal untuk dikembangkan dan ditumbuhkan saja. Namun, memang untuk menjadi wirausaha tidak langsung sukses. “Semua itu butuh proses seperti orang belajar bersepada pasti akan ada terjatuh dan terluka baru bisa. Begitu juga dengan menjadi wirausaha sukses yang akan banyak cobaan,” paparnya di depan para tokoh Minang yang hadir seperti, Syahrul Wujud, Fahmi Idris.

Pada kesempatan itu, JK meluncurkan Entrepreneur Award yang digagas oleh Unand, UNP dan Kopertis Wilayah X. Dimana nantinya akan ada seleksi bagi wirausaha muda Minang oleh para tokoh Minang. (boy surya hamta)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus