Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Warga Gerebek Kades di Siak Riau Kala Berduaan dengan Istri Orang di Kebun Sawit

Rabu, 15 Januari 2020

Kades di Siak digerebek warga. (Foto:Merdeka.com)

SIAK-Seorang Kepala Desa di Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Riau berinisial SG (52) digerebek warga kala berduaan dengan istri orang berinisial M (41) di kebun sawit. Mereka berdua diduga duduk di bawah pohon sawit, Senin sore kemarin.

Wanita bersuami yang sehari-hari bekerja sebagai penjual ikan itu usai digerebek warga langsung digiring ke kantor polisi.

Kepala Unit Reskrim Polsek Siak, Ipda Yeri Efendi mengatakan, pihaknya tidak dapat melanjutkan kasus tersebut karena tidak ada delik aduannya. "Tidak ada pihak yang melaporkan. Istri SG tak mengadu, begitu pula dengan suami M juga tak buat laporan. Maka kasus ini tak bisa dilanjutkan," ujar Yeri, Selasa (14/1/2019).

Sementara SG saat ditemui sejumlah wartawan di Polsek Siak membantah tuduhan mesum dengan warganya itu. "Tak ada saya hendak lakukan mesum dengan Kak Mar (nama panggilan wanita itu) di kebun sawit. Itu fitnah," kata SG usai pemeriksaan di Polsek Siak.

Penggerebekan Diduga Telah Direncanakan
SG bercerita, awalnya kejadian itu Senin sore kemarin sekitar Pukul 14.05 WIB. Saat itu, dia berada di kebun sawit miliknya di Kampung Langakai. Tiba-tiba, wanita tadi meneleponnya menanyakan keberadaannya.

"Dia telepon saya, tanya saya di mana. Saya bilang di kebun mau nyemprot. Tak lama kemudian dia datang, kami pun ngobrol-ngobrol," kata SG.

Menurut SG, saat asyik bercerita selama lebih kurang 30 menit, tiba-tiba sejumlah warga mendatangi lokasi tersebut. Mereka pun langsung menuding SG dan wanita itu berbuat mesum. "Saya heran, ramai yang datang. Ada yang pakai motor, ada pula mengendarai mobil. Kayak direncanakan," ucapnya.

Karena sudah dikerumuni warga, kata SG, wanita itu langsung lari. Namun SG mengaku masih berfikir tenang kala itu. "Saya tidak panik. Bahkan saya yang buat laporan ke Bhabinkamtibmas Langkai agar kejadian ini diselesaikan di Polsek Siak. Maka itu kami dibawa ke Polsek," ujarnya.

Saat ditanya adanya terpal yang ditemukan di lokasi diduga sebagai alas mereka melakukan hubungan layaknya suami istri pun dibantah SG. Ia menyebut, terpal itu sebagai alas untuk Salat jika dirinya berada di kebun. "Kalau saya di kebun, terpal itu lah alas saya salat Ashar. Semuanya itu fitnah," tegasnya. (*)

 
 
 
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Merdeka.com


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus