Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Warga Talang Lakat Inhu Ditemukan Meninggal Gantung Diri, Diduga Akibat Masalah Hutang

Minggu, 10 Februari 2019

Korban sempat di bawa ke Puskesmas. (Foto:Obrin/FokusRiau.Com)

INDRAGIRI HULU-Warga Talang Lakat, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Inhu, Riau mendadak heboh saat menemukan salah seorang warganya ditemukan meninggal dengan posisi tergantung di pohon sawit.

Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting melalui Paur Humas Misran mengatakan, korban diketahui bernama Togi Oppusunggu (47) warga Desa Talang Lakat. Pertama kali, korban ditemukan oleh istrinya Helti Simanjuntak (51) dan anaknya Riston Oppusunggu.

Korban sebelum gantung diri, Sabtu (9/2/2019) sekira pukul 22.00 Wib pulang ke rumah dari luar. Begitu tiba di rumah, korban langsung tidur dalam kamar. Minggu (10/2/2019) sekira pukul 06.00 Wib, istri korban bangun dan pergi ke belakang rumah untuk buang air kecil. Namun mendadak dirinya melihat korban tergantung di pohon sawit dengan lidah menjulur keluar. 

Teriakan histeris sang istri didengar tetangga yang langsung datang ke lokasi kejadian. Korban langsung di bawa ke Puskesmas Batang Gansal untuk pengecekan visum luar. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terhadap korban. 

Keluarga korban telah membuat surat pernyataan tidak melakukan otopsi dan menerima kejadian tersebut dengan ikhlas. Korban rencananya akan dibawa ke Pematang Siantar, Sumut untuk dimakamkan.

Sebelumnya diketahui, akhir 2018 lalu korban pernah datang ke Mapolsek Batang Gansal untuk melapor kalau dirinya dikejar-kejar oleh warga. Karena uang panjar mobil Sipirok Nauli hilang ditangannya sebesar Rp4.000.000 dan dirinya tidak bisa mengganti uang tersebut.

Informasi yang diperoleh dari warga, sebelum meninggal korban terlihat sering ribut dengan keluarga, terutama istrinya akibat hutang tersebut. Sebelum ditemukan bunuh diri, korban dikabarkan sempat minum tuak di salah satu warung tuak. Saat itu, korban bercerita soal adat menikahkan anak.

Korban juga sempat mengeluhkan persoalan hutang yang menjadikan dirinya terbeban. Apalagi dirinya sudah keluar dari perkumpulan marga Aritonang, karena meminjam uang kas dan tak mampu mengembalikannya. Diduga persoalan ekonomi inilah yang kemudian menjadi penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya. (*)






Penulis: Obrin
Editor: Boy Surya Hamta


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus