Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Pelalawan

Wartawan Senior di Pelalawan Riau Wafat, Wan Abu Bakar: Selamat Jalan Saudara Ku...

Sabtu, 11 Januari 2020

Wan Abu Bakar memberikan sambutan. (Foto:Tengku Arjan/FokusRiau.Com)

PEKANBARU-Mantan Wakil Guburnur Riau sekaligus Tokoh Masyarakat Selat Panjang H. Wan Abu Bakar melepas kepergian almarhum Idris Ali (60). Salah seorang wartawan senior sekaligus anggota PWI Kabupaten Pelalawan, Riau itu diantarkan bersama sejumlah rekan seprofesi dan masyarakat ke peristirahatan terakhir di perkuburan Jalan Flamboyan IV Panam, Pekanbaru, Jumat (10/1/2020).

Saat melepas jenazah almarhumah, Wan mencerikan perjalanan hidupnya bersama almarhum. "Kami semasa lajang sama-sama berjuang di pesantren di Selat Panjang. Cuma perjalanan hidup membuat kami berbeda jalur perjuangan. Saya aktif di partai politik dan almarhum menghabisan hidupnya di media," kenang Wan.

Di mata Wan Abu Bakar, almarhum merupakan seorang yang jujur, rendah hati, humoris dan sangat aktif dalam peliputan berita. Terutama dalam mendukung perkembangan Kabupaten Pelalawan saat pemekaran. Dimana saat itu almarhum bekerja sebagai wartawan Riau Pos untuk liputan Pelalawan.

"Jarang atau hampir tidak pernah beliau membuat berita menyudutkan Pemkab atau seseorang. "Basic beliau agama. Sebenarnya profesi yang cocok adalah penceramah, tapi jalan hidup membuatnya memilih jurnalistik. Hampir 40 tahun hidupnya dihabiskan di dunia jurnalistik," urainya sembari meneteskan air mata.

Terakhir, Wan meminta kepada rekan rekan sejawat almarhum untuk memaafkan semua kesalahan yang pernah dilakukan almarhum semasa hidupnya.

"Saya atas nama pribadi, keluarga dan masyarakat Selat Panjang umumnya Provinsi Riau meminta maaf atas kesalahan yang pernah dilakukan beliau semasa hidupnya. Kita doakan beliau semoga di tempatkan di tempat yang sebaik baiknya di Sisi Allah SWT. Selamat Jalan Saudara Ku.... Perjuangan mu akan tetap kita ingat dan teruskan demi perkembangan Jurnalistik di Riau," tukasnya.

Pantauan FokusRiau.com di lokasi pemakaman, tidak ada satu orang pun terlihat mewakili Pemkab Pelalawan. Padahal, hampir separuh hidup almarhum di habiskan dalam peliputan perkembangan Kabupaten Pelalawan mulai dari pemekaran Kabupaten tahun 1999. Sungguh sangat menyedihkan. (*)



Penulis: Tengku Arjan
Editor: Boy Surya Hamta


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus