Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Waspadai Uang Palsu, Imbau Kapolresta Pekanbaru

Minggu, 05 Agustus 2012


PEKANBARU-Menjelang lebaran, peredaran uang palsu semakin marak di Pekanbaru. Karena itu, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Adang Ginanjar mengimbau seluruh warga Kota Pekanbaru untuk waspada terhadap peredaran uang palsu tersebut, terutama para pedagang. Karena menjelang lebaran, peredaran uang palsu diyakini akan semakin marak. 

"Agar tidak dirugikan nantinya, kami minta para pedagang agar lebih teliti saat menerima uang dari pembeli. Sebab banyak cara pelaku untuk mengedarkan uang palsu. Jika menemukan ada uang palsu, diharapkan segera melapor kepada polisi," kata Adang kepada wartawan, Sabtu kemarin.

Umumnya, kata Adang, menjelang lebaran pelaku pengedar uang palsu sering beraksi di pasar dan pusat perbelanjaan, terutama malam hari. Untuk itu, perlu diperhatikan uang yang diterima dari pembeli.

Di sisi lain, sejumlah pedagang di Pasar Rumbai dan Pasar Senapelan mengeluh dengan peredaran uang palsu pecahan Rp50.000 dan Rp100.000 yang sudah mereka terima dari seseorang usai membeli sembako. "Karena kurang teliti, saya langsung mengembalikan sisa belanja kepada pembeli tersebut. Setelah diamati ternyata pecahan Rp50.000 yang diterima palsu," Ratna, pedagang di Pasar Rumbai kepada wartawan, Sabtu (4/8).

Hal yang sama juga disampaikan, Mansur, pedagang sembako di Pasar Senapelan. Dirinya mengaku baru mendapat uang palsu pecahan Rp50.000 dari seseorang yang membeli daganganya. "Waktu itu, ada seseorang yang datang untuk membeli aneka kebutuhan pangan untuk puasa senilai Rp73.500, lalu membayar dengan dua lembar uang Rp50.000. Selanjutnya pembeli itu meminta kembaliannya Rp26.500," urainya. 

Setelah diteliti, kata Mansur, ternyata uang yang diterima satu lembarnya palsu. Ketika dikejar ke areal parkir, pelaku sudah menghilang. "Kami berharap, polisi segera bertindak menangkap para pengedar uang palsu tersebut, karena merugikan masyarakat," ujarnya. (vio) 


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus