Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Lifestyle

WhatsApp Buat Fitur Pelacak Sumber Pesan Untuk Mencegah Hoaks

Kamis, 23 Agustus 2018

Ilustrasi. (Foto:CNNIndonesia)

PEKANBARU-WhatsApp berencana membuat fitur yang bisa digunakan oleh pemakai untuk melacak siapa saja yang meneruskan pesan sampai ke sumber awal. Namun demikian, fitur tersebut rencananya baru akan diluncurkan di India. 

Demikian disampaikan CEO WhatsApp Chris Daniels kepada Menteri Teknologi Informasi India Ravi Shankar Prasad dalam pertemuan di New Delhi, India, Selasa lalu. 

"Tidak perlu ilmu yang terlalu rumit untuk menentukan awal mula pesan yang disebarkan (di WhatsApp)," tuturnya dalam pertemuan pers usai pertemuan dengan CEO Whatsapp. 

Kasus hoaks di India sudah sedemikian mengkhawatirkan. Telah jatuh korban jiwa akibat berita bohong yang disebarkan lewat pesan WhatsApp yang diteruskan ini. Tekanan kepada WhatsApp untuk membantu menyelesaikan hal ini pun semakin tinggi di negara itu. 

Prasad menyebut, WhatsApp telah setuju untuk memberi petugas khusus untuk menangani masalah di India. Juru bicara Facebook di India menolak untuk berkomentar lebih jauh. India adalah salah satu pasar terbesar WhatsApp. Di negara itu terdapat sekitar 200 juta pengguna aplikasi perpesanan milik Facebook itu. 

Selain itu, India juga jadi negara dimana orang lebih sering meneruskan pesan, foto, dan video, dari negara manapun di dunia. Terdapat juga kekhawatiran bahwa pendukung partai politik akan menggunakan platform media sosial seperti WhtasApp untuk menyebarkan informasi palsu saat India menggelar Pemilu pada 2019 nanti. 

Sebelumnya, Juli lalu WhatsApp telah membatasi sebuah pesan hanya bisa diteruskan sebanyak lima kali. Baik pesan itu diteruskan ke grup atau perorangan.

Mereka juga akan mempersulit pesan untuk diteruskan dengan menghilangkan tombol teruskan yang muncul disamping pesan berbentuk multimedia. WhatsApp juga akan melakukan kampanye untuk mendidik pengguna soal hoaks. (*)






Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Reuters


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus