Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Utama

Woow.. 206 Hotspot Kembali Terdeteksi di Riau

Sabtu, 28 Juli 2012


PEKANBARU-Stasiun Bumi Satelit NOAA Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan, Sabtu (28/7) mencatat, di seluruh wilayah Provinsi Riau, terdapat 206 titik api (hotspot). Satu hotspot terdeteksi dalam Suaka Marga Satwa Giam, Siak Kecil. Sementara satelit NOAA 18 juga memantau adanya hotspot di dua taman nasional di Riau.

Ada empat titik api di Taman Nasional Tesso Nilo. Sedangkan di Taman Nasional Bukit Tiga Puluh juga terdeteksi tiga titik api. Sementara itu, Humas BKSDA Riau, Janir membenarkan ada titik api dalam kawasan konservasi di Riau. "Iya, benar ada titik api," kata Janir.

Menurutnya, satu hotspot memang terdeteksi berada dalam Suaka Marga Satwa Giam Siak Kecil. Dia tidak menampik hasil pantaun satelit NOAA 18, yang menyebutkan ada hotspot di dua taman nasional di Riau. Empat titik panas di Taman Nasional Tesso Nilo. Sedangkan di Taman Nasional Bukit Tiga Puluh, juga ada terdeteksi tiga titik panas.

Beberapa waktu lalu, telah dilaksanakan rapat koordinasi tingkat menteri yang berlangsung di Pekanbaru. Ketika itu, Kemenkokesra menggelar rapat bersama kepala daerah seluruh Provinsi Riau. Rapat tersebut membahas pola penanganan dan pencegahan kebakaran hutan serta lahan yang sering terjadi di Riau.

Deputi Kemenkokesra, Willem Rampangilei usai memimpin pertemuan mengungkapkan, pemerintah memilih akan mengambil langkah represif untuk pencegahan dan penanggulangan kabakaran hutan dan lahan. "Yang dimaksud tindakan represif adalah penegakkan hukum harus tegas dan jelas serta proporsional, sesuai dengan aturan dan perundangan yang berlaku," kata Willem.

Di sisi lain, sebulan kedepan di Provinsi Riau akan dilaksanakan PON XVIII. Tentu saja, perhelatan akbar empat tahunan itu melibatkan banyak orang. Bukan saja warga Riau, tapi warga berbagai daerah, datang ke Riau. Kalau saja persoalan hotspot ini tidak diselesaikan segera, tentu saja bisa menganggu kenyamanan dan kelancaran PON. Sebab akibat dari hotspot akan menimbulkan kabut asap yang nantinya akan mengganggu pertandingan. (tpc)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus