Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Berita Islami

Wow... Januari-Juli 2012, 579 Pasangan Bercerai

Jumat, 27 Juli 2012


PEKANBARU-Ketidakcocokan menjadi alasan utama dalam setiap kasus perceraian. Sisanya adalah karena perselingkuhan dan faktor ekonomi. Karena itu, dari tahun ke tahun jumlah pasangan bercerai menunjukkan grafik peningkatan di Tanah Air. Di Pekanbaru, Riau sendiri, Pengadilan Agama mencatat, sejak Januari sampai Juli 2012 ini, sebanyak 597 pasangan suami istri telah bercerai dari 751 kasus yang diproses.

Menurut Humas Pengadilan Agama Pekanbaru, Ilva Susanti, sepanjang semester 1 2012 jumlah kasus perceraian yang masuk Pengadilan Agama Pekanbaru mencapai angka 751 kasus. Namun dari kasus yang masuk, tidak semua dikabulkan atau diputus Pengadilan Agama.

Dari kasus yang masuk tersebut, kata Ilva, yang dikabulkan Pengadilan Agama Pekanbaru hanya 597 kasus saja. Sisanya ada yang mencabut gugatannya, ada juga yang dibatalkan dan ada juga yang kasusnya ditolak Pengadilan Agama karena tidak sesuai ketentuan.

"Bulan Januari merupakan bulan dengan pengajuan kasus perceraian tertinggi. Jumlah pasangan suami istri yang mengajukan perseraian mencapai 139 kasus dan diputus 96 kasus. Sedangkan pengajuan kasus terendah adalah bulan Juni yang hanya 95 kasus dengan 86 kasus diputus. Sementara persentase tertinggi kasus yang diputus terjadi pada bulan Mei. Dari 133 kasus yang masuk, sebanyak 132 kasus berhasil diputuskan," papar Ilva, Jumat (27/7).

Dikatakan, pengabulan kasus perceraian memang tidak mudah. Karena bagaimanapun, Pengadilan Agama tetap mengharapkan tidak ada perceraian dalam sebuah rumah tangga. Untuk itu, Hakim Pengadilan Agama akan terus mengutamakan mediasi kedua belah pihak. "Kalau masih bisa diperbaiki, maka akan diusahakan melalui jalur mediasi. Karena dalam sebuah perceraian pasti akan menimbulkan korban dan biasanya dalam setiap perceraian yang akan menjadi korban adalah perempuan dan anak," tukasnya. (rt/den) 


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus