Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Lifestyle

Yayasan Harapan Bunda Kota Dumai Edukasi Anak Autis

Sabtu, 11 Mei 2013


DUMAI-Dalam rangka mengedukasi anak-anak autis di Dumai, Yayasan Harapan Bunda, Jumat (10/5) menggelar evaluasi dan asesment anak berkebutuhan khusus yang berlangsung di Jalan Beringin Patra Blok D, Kecamatan Dumai Selatan. Evaluasi dan asesment dilakukan terhadap anak autis dan merupakan agenda rutin Yayasan Harapan Bunda.
 
Ketua Yayasan Harapan Bunda, Mayasni Rasyid mengakui, evaluasi dan asesment yang dilakukan masih belum sesuai dengan harapan. “Seharusnya, kegiatan ini dilakukan empat kali setahun, namun kita baru mampu melaksanakannya dua kali setahun,” tuturnya.
 
Untuk melaksanakan evaluasi ini, pihaknya mengundang pakar psikolog dari Jakarta yang khusus menangani anak-anak autis. Kendalanya sekarang, yayasan masih mengalami keterbatasan finansial.
 
Dr. Gunadi, salah seorang dokter psikolog yang diundang yayasan dalam evaluasi dan asesment mengakui, upaya mendeteksi gejala autis tergolong rumit dan butuh kesabaran serta biaya yang cukup besar. “Her analisis merupakan alat yang bisa mendeteksi autis pada anak dan alat ini hanya dimiliki di Amerika,” tuturnya.
 
Dipaparkan, standar kelayakan evaluasi dan asesment terhadap anak-anak autis sebaiknya satu kali tiga bulan, karena mereka harus terus dikontrol. “Saya juga memiliki anak autis. Awal anak saya lahir, saya malu untuk memeriksanya ke spesialis. Saya mencoba kontrol anak dengan sendirinya hingga anak berusia 18 bulan. Berhubung belum ada perkembangan, akhirnya saya putuskan untuk diperiksa ke Amerika. Waktu itu saya baru mengambil pendidikan spesialis,” papar dokter lulusan spesialis rehabilitasi medik tersebut.
 
Hadir dalam evaluasi dan asesment kali ini, Anggota DPRD Dumai, Jhonfikar dan dr Onny Chairunnisyah Widayat. Jhonfikar dalam kesempatan itu menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi yayasan Harapan Bunda yang masih minim dalam sarana dan prasarana pendidikan anak autis. Dia berjanji akan membantu yayasan tersebut.
 
“Kita akan upayakan membantu kebutuhan yayasan melalui APBD 2014 nanti. Semoga harapan anak autis di Kota Dumai dapat terkabulkan. Jika belum berhasil, minimal akan kita masukkan dalam pokok-pokok pikiran dewan atau aspirasi,” kata Jhonfikar. (dik)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus