Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Lifestyle

YDDR Gandeng BPJS Berikan Jaminan Kaum Dhuafa Sebagai Peserta JKN-KIS

Minggu, 04 Maret 2018

Kerjasama YDDR dengan BPJS. (Foto:Istimewa)

BATAM-Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dinilai penting, sebab program tersebut sangat membantu masyarakat yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan. Namun, kelangsungan program JKN-KIS menjadi tantangan dan membutuhkan dukungan dari berbagi pihak. 

Salah satu dukungan dan bentuk kepedulian diberikan Yayasan Dompet Dhuafa Republika, bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dalam Optimalisasi Program JKN-KIS. Cakupan ruang lingkup kerjasama meliputi perluasan kepesertaan, pembiayaan iuran JKN–KIS bagi kaum dhuafa, pemanfaatan fasilitas kesehatan serta edukasi dan sosialisasi program JKN-KIS.

“Kami mengapresiasi niat baik dan kepedulian Yayasan Dompet Dhuafa terhadap keberlangsungan Program JKN-KIS. Ini bentuk dukungan nyata, dimana kita ketahui saat ini terdapat golongan masyarakat yang memang masih belum terdaftar menjadi peserta JKN-KIS karena ketidakmampuan dan belum masuk dalam kuota Penerima Bantuan Iuran (PBI) baik yang tanggung oleh Pemerintah Pusat mapun Pemerintah Daerah," kata Direktur Kepatuhan, Hukum dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan Bayu Wahyudi kala penandatanganan kerjasama yang dihadiri Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Ismail Agus Said, kemarin.

Diharapkan, bantuan Yayasan Dompet Dhuafa dapat mendorong perluasan kepesertaan serta sustainibilitas Program JKN-KIS. Berdasarkan hasil Penelitian Pusat Kajian UGM Tahun 2016, ability to pay masyarakat khususnya peserta JKN-KIS kategori peserta PBPU/mandiri, rata-rata kelas 3 adalah sebesar Rp16.571 per orang per bulan. Dari fakta tersebut menunjukkan, angka ability to pay sangat jauh dari nilai keekonomian iuran Program JKN-KIS yang ideal. 

"Selain itu, terdapat golongan peserta yang memang sudah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS namun memiliki tunggakan dan tidak mampu membayar tunggakan iurannya," ujarnya dalam rilisnya, Sabtu (3/3/2018).

Mekanismenya, bagi masyarakat yang belum terdaftar Yayasan Dompet Dhuafa Republika akan mendaftarkan kaum dhuafa beserta keluarganya secara kolektif  melalui mekanisme PBPU Kolektif di Kantor Cabang BPJS Kesehatan yang ditunjuk. 

“Selain pendaftaran dan pembiayaan iuran peserta JKN-KIS, melalui kerjasama ini juga diharapkan dapat membuka akses pemanfaatan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan milik yayasan dengan tetap melakukan proses kredensialing sesuai dengan ketentuan berlaku. Kita pahami saat ini demand terhadap pelayanan kesehatan juga harus didukung supply side yang salah satunya melalui kontribusi dari swasta,” tambah Bayu. (indra h piliang)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:57:13 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:51 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:50 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:49 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:49 WIB



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus