Home    

Soal Tudingan Kartel dengan Yamaha, Honda Berikan Penjelasan!
Jumat, 10 November 2017 - 06:28:35 WIB

Soal Tudingan Kartel dengan Yamaha, Honda Berikan Penjelasan!

JAKARTA-Astra Honda Motor (AHM) bersikukuh, kalau pihaknya tidak pernah membuat kesepakatan dengan Yamaha soal pengaturan harga jual skuter matik 110-125 cc di Indonesia.

Executive Vice President Director AHM Johannes Loman mengklaim, selama bermain di industri otomotif roda dua tanah air. Honda selalu berlaku sesuai dengan peraturan yang ada, termasuk soal harga. "Ya kami lihat. Tapi saya percaya kalau yang benar, akan tetap benar," kata Johannes di kawasan Serpong, Tangerang, Banten, Kamis kemarin.

Tudingan dugaan kartel antara Yamaha dan Honda tengah bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara sejak bulan lalu. Sebelumnya, kedua perusahaan itu telah diputus bersalah melakukan kartel dalam sidang KPPU dan dikenakan denda.

Buktinya adalah sebuah surat elektronik yang menyatakan Yamaha akan mengikuti harga jual Honda untuk motor jenis skuter matik 110-125 cc. Atas keputusan KPPU itu, Yamaha dan Honda mengajukan keberatan di PN Jakarta Utara. "Pendapat kami sama bahwa tidak pernah melakukan kartel. Karena itu, kami banding. Kami ikuti semua prosedur hukum yang ada," kata Johannes.

Meski begitu, Johannes sendiri belum dapat berspekulasi. Apakah nantinya vonis persengkongkolan (kartel) bersama Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yang diputuskan Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) dapat berubah atau tidak. "Saya mungkin tidak tepat ngomong itu, yang pasti kami tidak pernah melakukan (kartel)," ujarnya dikutip fokusriau.com dari laman cnnindonesia.

Sehingga, dengan alasan yang sama Johannes mengungkapkan, bahwa Honda melakukan banding untuk membantah terkait vonis yang sudah dijatuhkan. (andi affandi)






CAPELLA DINAMIK NUSANTARA

Jl. Soekarno-Hatta - Pekanbaru
Telp: (0761) 7892111 - 7892088

berita sebelumnya
 
       
 
  oneheart