pemerintah kota dumai
Home    

Banjir dan Air Bersih Masih Menjadi Persoalan Utama Pemko Dumai
Rabu, 07 Juni 2017 - 12:34:54 WIB

Banjir dan Air Bersih Masih Menjadi Persoalan Utama Pemko Dumai

DUMAI-Walikota Drs. H. Zulkifli As dan rombongan, Selasa (6/6/2017) malam,  melaksanakan safari Ramadan di Masjid Al Qiam, Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur. Diawali salat Isya dan taraweh berjamaah, walikota kemudian menyerahkan bantuan sebesar Rp12.500.000 untuk selanjutnya tausiah.

Masjid Al Qiam yang berada di pinggir Kilang Pertamina RU II Dumai tersebut tampak dipadati jamaah dan masyarakat tempatan serta sejumlah pejabat dan anggota DPRD Dumai.

Walikota mengatakan, safari Ramadan merupakan salah satu ajang silaturahim antara pemerintah dengan masyarakat. “Ini adalah satu cara kita untuk selalu dekat dengan masyarakat. Semoga apa yang kita lakukan selalu mendapat dukungan masyarakat,” ujarnya.

Dikatakan, saat ini persoalan utama yang dihadapi pemerintah adalah mengatasi banjir dan penyediaan air bersih. Untuk persoalan air bersih, menurut walikota, pemerintah telah meninjau Water Treatment Plant (WTP) atau instalasi pengolahan air bersih PDAM Tirta Dumai Bersemai, Senin lalu. 

Distribusi air bersih saat ini memang masih belum optimal. Sebab kapasitas distribusi air bersih masih 20 liter/detik. Namun pemko melalui PDAM akan berupaya sekuat tenaga untuk memenuhi ketersediaan air bersih bagi masyarakat Dumai.

Dikatakan, kendala distribusi air bersih di antaranya kerusakan dan kebocoran pipa sepanjang 15 km. Akibatnya menghambat proses penyulingan air baku dari sungai masjid dan hal ini akan segera diatasi. PDAM Tirta Dumai Bersemai akan melakukan perbaikan secara bertahap. "Sekali lagi kami tegaskan, pemerintah berkomitmen penuhi ketersediaan air bersih satu persatu sambungan rumah mulai diperbaiki, walau belum menyeluruh. Kerusakan pun satu persatu akan diperbaiki," tukasnya.

Menyinggung masalah banjir, Dumai sudah luar biasa. Pasalnya, kalau dulu banjir satu tahun sekali dan saat ini bisa sebulan sekali. "Salah satu upaya yang kita lakukan untuk mengatasi banjir dengan membersihkan sungai dan drainase yang ada," ujar Zul As seraya menambahkan, alasan lain kenapa Dumai banjir adalah posisi Dumai yang berada di pinggir laut dan semakin hilangnya rawa.

Zul AS berharap, jalinan silaturahim antara pemerintah dengan masyarakat bisa terus meningkat dan terus menjaga sikap saling menghargai dan menghormati antara sesama. "Mari kita sama-sama menjaga Dumai agar tetap Kondusif," tukasnya. (adv/hms)






berita sebelumnya
 
       
 
  fokusriau PEMERINTAH KOTA DUMAI 2014