pemerintah kota dumai
Home    

Walikota Zulkifli AS Bahas Kota Layak Anak Bersama UNICEF di Surabaya
Senin, 07 Mei 2018 - 21:03:00 WIB

Walikota Zulkifli AS Bahas Kota Layak Anak Bersama UNICEF di Surabaya

DUMAI-Sejumlah walikota dari delapan negara di Asia Pasifik berkumpul dan berdiskusi soal persoalan anak-anak di Surabaya, Jawa Timur di ajang Internasional Growing Up Urban Making Cities Safe and Sustanable for Every Child atau biasa disebut Kota Layak Anak oleh UNICEF (United Nations International Childrens Emergency Fund), 6-8 Mei 2018 di Hotel JW Marriot Surabaya.

Informasi yang diperoleh menyebut, Walikota Zulkifli As,  Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Walikota Jayapura, Walikota Surakarta, walikota Yangon Myanmar, Walikota Zambonga City Philipina, Kota Chiang Mai Thailand, Kota Shenzhen China  dari Cambodia, Korea dan Vietnam hadir membahas persoalan anak.

Acara dikemas dalam bentuk diskusi untuk membahas visi para walikota dalam membangun kota layak anak jangka panjang.

Ada empat topik yang dibahas dalam diskusi tersebut. Di antaranya mengukur investasi terhadap kepentingan anak dan remaja, perencanaan kota yang mampu merespon kebutuhan anak dengan cepat dan fokus terhadap kebutuhan anak, kebijakan tata kota penganggaran dan intervensi untuk anak dan remaja serta merumuskan dan berkomitmen untuk memberikan solusi untuk mewujudkan hasil diskusi selama satu hari. 

UNICEF hanya mengundang 11 wali kota dari 8 Negara se-Asia Pasifik. Termasuk Kota Dumai, Dumai di undang karena dinilai memiliki komitmen dan tata kelola kota dan perlindungan anak yang baik terbukti beberapa kaki meraih penghargaan Kota Layak Anak Tingkat Nasional. 

Dalam pertemuan itu, UNICEF juga menyiapkan para ahli menjadi moderator untuk mengarahkan jalannya diskusi antar wali kota agar tujuan yang diinginkan tercapai. Perwakilan Kota se Asia Pasific diberi kesempatan untuk menyampaikan presentasi terkait strategi agar Kota Layak Anak terwujud termasuk walikota Dumai diberi kesempatan untuk berbicara masalah program prioritas agar program KLA berjalan sukses. 

"Ini merupakan ajang bertukar ilmu dan berbagi untuk mencari solusi dari problem-problem yang dialami setiap kota tentang kondisi anak. Acara diinisiasi UNICEF dan menjadi sebuah kebanggaan bagi kami, karena Surabaya ditunjuk sebagai tuan rumah untuk diskusi masalah anak," tutur Tri Rismaharini.

Dari hasil diskusi tersebut, Risma berharap, seluruh peserta benar-benar berkomitmen untuk mewujudkan sekaligus menemukan solusi bagi kehidupan anak di kota.

Sementara itu, Walikota Zulkifli AS mengaku bangga bisa menjadi bagian dalam diskusi Internasional Growing Up Urban Making Cities Safe and Sustanable for every child yang ditaja UNICEF di Surabaya. 

"Pertemuan ini sangat penting, karena UNICEF kerap melihat dan mendengar permasalahan anak di berbagai kota di dunia. Kehadiran kami disini sebagai komitmen kami untuk mensukseskan program Kota Layak Anak di Kota Dumai," ujarnya.

Poin penting pertemuan ini ialah berdiskusi, saling tukar ilmu dan berbagi pengalaman. Kesemuanya dimaksudkan untuk mencari solusi dari problem-problem yang dialami setiap kota di Asia pasifik tentang kondisi anak di perkotaan.

"Hasil pertemuan ini nantinya akan kami implementasikan sebagai langkah untuk mewujudkan sebuah lingkungan yang dapat menjamin terpenuhinya hak-hak anak. Dan diskusi ini sangat penting karena akan menghasilkan kebijakan yang difokuskan  pada kehidupan anak di masa depan," tukasnya. (adv/hms)






berita sebelumnya
 
       
 
  fokusriau PEMERINTAH KOTA DUMAI 2014