pemerintah daerah kabupaten indragiri hilir
Home    
Lintasi Ruas Kota Baru-Sanglar-Pulau Kijang Gunakan Mobil, Bupati HM Wardan Tepati Janji
Senin, 06 November 2017 - 23:42:21 WIB

Lintasi Ruas Kota Baru-Sanglar-Pulau Kijang Gunakan Mobil, Bupati HM Wardan Tepati Janji

INDRAGIRI HILIR-Meski belum tuntas sepenuhnya, Bupati HM Wardan berhasil menepati janjinya melintasi ruas jalan Kota Baru-Sanglar-Pulau Kijang menggunakan mobil saat membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-47 tingkat Kabupaten Inhil 2017 yang berlangsung di Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Sabtu (4/11/2017) lalu.

Bupati menuturkan, keterlambatan penyelesaian pembangunan ruas jalan sepanjang 12 kilometer tersebut, karena kendala teknis suplai material bangunan yang dihadapi oleh pihak rekanan. "Kedatangan material yang dipesan kontraktor tertunda 10 hari. Akibatnya, proses pembangunan terpaksa bergeser dari target semula," kata HM Wardan mengawali sambutannya saat pembukaan MTQ ke 47.

Seharusnya, saat MTQ diselenggarakan, ruas jalan Kota Baru-Sanglar-Pulau Kijang telah dilalui dengan lancar. Walaupun pembangunan bersifat fungsional dan sementara sebelum pengerjaan dinyatakan rampung sepenuhnya.

"Dinas terkait dengan kontraktor telah berusaha semaksimal mungkin untuk mengejar waktu yang ditargetkan. Namun kenyataannya tidak demikian, dalam prosesnya terdapat kendala teknis yang dihadapi. Sehingga sampai MTQ diselenggarakan masih ada sebagian kecil ruas jalan yang masih dalam keadaan rusak parah," ungkap bupati.

Pembangunan ruas jalan yang menyerap dana APBD sebesar Rp12 miliar tersebut, sebenarnya telah dimulai sejak tahun 2015 menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp4,5 miliar dari total yang diperoleh Kabupaten Inhil saat itu sebesar Rp65 miliar.

"Karena keterbatasan waktu, serapan dana hanya Rp4,5 miliar. Namun tahun 2016, dana itu dimohonkan kembali. Alhamdulillah, dapat. Saat itulah, pelaksanaan pembangunan ruas jalan yang menjadi impian mayoritas masyarakat Keritang dan Reteh kembali dimulai," urai HM Wardan sembari menyebutkan, total anggaran yang diperoleh dari DAK sebesar Rp200 miliar dan dibagi menjadi delapan paket pembangunan infrastruktur jalan.

Diungkapkan, belum rampungnya pelaksanaan pembangunan, bukanlah akibat kelalaian rekanan. Pembangunan ruas jalan telah dikerjakan dan digesa rekanan. Tetapi ada hal-hal yang membuat impian masyarakat Keritang dan Reteh belum sepenuhnya terealisasi sampai saat MTQ dimulai.

"Atas kejadian ini, saya mewakili Pemkab Inhil memohon maaf kepada segenap masyarakat, khususnya masyarakat Reteh yang hari ini belum bisa sepenuhnya menikmati ruas jalan tersebut," kata HM Wardan seraya mengatakan, pembangunan ruas jalan Kota Baru-Sanglar-Pulau Kijang akan terus dilanjutkan dengan target penyelesaian sampai akhir November atau selambat-lambatnya Desember 2017 ini. (adv/diskominfo)






berita sebelumnya
 
       
 
  fokusriau www.inhlkab.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR � 2013