pemerintah daerah kabupaten indragiri hilir
Home    
Kukuhkan 40 KIM Indragiri Hilir, Bupati HM Wardan: Manfaatkan Perkembangan TI
Jumat, 29 Desember 2017 - 01:17:43 WIB

Kukuhkan 40 KIM Indragiri Hilir, Bupati HM Wardan: Manfaatkan Perkembangan TI

INDRAGIRI HILIR-Bupati HM Wardan mengukuhkan 40 Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), Rabu malam. Secara keseluruhan, mereka akan disebar ke seluruh kawasan perdesaan di Inhil.

Kelompok Informasi Masyarakat adalah lembaga layanan publik yang dibentuk dan dikelola dari, oleh dan untuk masyarakat yang secara khusus berorientasi pada layanan informasi dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan kebutuhannya.

Setelah dikukuhkan, Kelompok Informasi Masyarakat akan berfungsi sebagai pengelola informasi dan komunikasi antar-warga masyarakat.

Bupati HM Wardan mengatakan, KIM memiliki peran penting dalam penyebaran informasi kepada warga. Sebab jika kesulitan akses informasi di wilayah perdesaan tidak ditangani dengan baik, maka hal tersebut akan berujung pada ketertinggalan sebuah daerah.

"Lebih lagi saat ini, inovasi TI (Teknologi Informasi) sudah sangat pesat dan begitu canggih. Bahkan jika hari ini kita tidak mengikuti perkembangan atau malah tidak memanfaatkan perkembangan TI, maka dunia terasa sempit," kata Bupati di lokasi pengukuhan Ballroom Hotel Inhil Pratama, Tembilahan.

Kehadiran Teknologi Informasi di tengah masyarakat, seperti sudah menjadi kebutuhan. Jalinan komunikasi dengan memanfaatkan teknologi informaai seakan tanpa batas. "Coba bayangkan, hanya dengan HP kecil di sebuah ruangan sempit kita sudah bisa berkomunikasi dengan sanak saudara dimanapun mereka berada. Ini adalah suatu kemajuan yang luar biasa," ujar Bupati.

Di satu sisi, kemajuan Teknologi Informasi merupakan hal yang memiliki efek berganda, positif dan negatif. Positifnya, perkembangan teknologi informasi dapat dimanfaatkan untuk penyebarluasan informasi.

"Namun disebalik itu semua, yang patut diwaspadai dan dicegah adalah penyalahgunaan Teknologi itu sendiri yang berujung malapetaka, seperti penggunaan media sosial yang tidak tepat. Penafsiran yang salah bahkan bisa merusak sebuah bahtera rumah tangga," ungkapnya.

Selain dimanfaatkan sebagai sarana menyalurkan informasi kepada khalayak, kehadiran KIM akan berperan penting dalam menyampaikan hal-hal yang berkenaan dengan penggunaan teknologi informasi yang baik dan benar. "Sampaikan ketentuan, aturan tentang pelarangan yang tidak diperbolehkan UU ITE. Jauhi perkataan yang dapat membuat orang tersinggung saat memanfaatkan TI karena dapat berakibat fatal untuk diri kita sendiri. Bisa jadi kita dituntut atas pencemaran nama baik," tukasnya.

Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik Inhil HM Thaher menyatakan, 80 orang yang terhimpun dalam Kelompok Informasi Masyarakat yang baru saja dilantik adalah orang pilihan.

"Hanya 40 Desa yang dikukuhkan dari 197 Desa yang ada di Inhil. Artinya peluang dan kepercayaan diberikan penuh kepada Saudara. Saudara adalah orang pilihan. Saya yakin dan percaya banyak sekali Desa lain berkeinginan bergabung. Tapi yang mendapat kepercayaan saudara semua," kata Thaher.

Yang terpenting, kehadiran KIM di masyarakat kawasan perdesaan dapat menjadi sarana sinergisasi dan harmonisasi kegiatan Pemerintah Desa dan Pemerintah Kabupaten Inhil. (adv/diskominfo)






berita sebelumnya
 
       
 
  fokusriau www.inhlkab.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR � 2013