pemerintah daerah kabupaten indragiri hilir
Home    
Juru Sapu dan Dua Guru Mengaji di Inhil Tunaikan Ibadah Umrah Gratis
Jumat, 05 Januari 2018 - 13:22:44 WIB

Juru Sapu dan Dua Guru Mengaji di Inhil Tunaikan Ibadah Umrah Gratis

INDRAGIRI HILIR-Sungguh tak disangka dan diduga, seorang juru sapu di Rumah Dinas Bupati Inhil HM Wardan dan dua guru mengaji bisa menunaikan ibadah umrah gratis. Ketiganya masuk dalam kategori masyarakat kurang mampu dan berangkat menunaikan ibadah haji umrah ke tanah suci Mekkah, setelah semua biaya ditanggung bupati.

Ketiganya mendapat ibadah umrah gratis ini adalah Mastiah, janda paruh baya yang kesehariannya bekerja sebagai tukang sapu di Rumah Dinas Bupati. Sementara dua orang lainnya, Zarkasih dan Ahmad Daus, guru mengaji di Tembilahan.

Mastiah yang mendapat panggilan melaksanakan ibadah umrah awalnya tak menyangka dengan rezeki yang diterimanya. Semula, usai melaksanakan rutinitas pekerjaannya menyapu di kediaman dinas Orang Nomor Satu di Inhil itu, tiba-tiba saja dipanggil bupati di ruang tamu.

"Saya awalnya sangat takut ketika pak Bupati HM Wardan meminta saya untuk bertemu di ruangan tamu rumah dinas itu, saat itu tidak hanya saya masih ada dua orang guru ngaji yang juga dipanggil," urainya, Jumat (5/1/2018) pagi.

Dengan perasaan was-was akan apa yang akan disampaikan bupati. Mastiah pun melangkahkan kakinya menuju ruang 4 kali 2 meter yang diisi dengan perabot bermerek. "Disana (Ruang Tamu, red) telah duduk pak Wardan. Saya pun bertanya,"ada apa ya pak? Beliau tidak menjawab, namun mempersilakan saya duduk didepannya," terang mastiah merinci.

Perasaan was-was dan bertanya-tanya semakin membuncah di liang kepala karena tidak tahu kabar apa yang akan dia dengar dari bupati. Dengan sesikit tertunduk, Mastiah pun duduk didepan Bupati dengan dua orang lainnya yang tidak lain adalah guru mengaji.

Setelah duduk kursi tamu yang mewah, Bupati pun mulai membuka kata. Ternyata, apa yang dikhawatirkan oleh Mastiah sedari awal adalah sebuah kekeliruan. Bupati Inhil, HM Wardan memberikan tawaran kepadanya untuk menunaikan ibadah haji umrah bersama 2 (dua) orang guru mengaji lainnya.

'Bagai mimpi di siang bolong', tawaran Bupati untuk menunaikan ibadah umrah itu, sontak membuat Mastiah kaget bukan kepalang dan sedikit tidak percaya atas apa yang didengarnya.

"Saya terkejut, Saya tak kuat dan sangat berterima kasih atas tawaran tersebut. Entah mimpi apa Saya semalam," ujar Mastiah dengan kalimat yang terbata - bata seraya menitikkan air matanya.

Pemberian umrah gratis oleh Bupati Inhil ,HM Wardan kepada ketiga orang tersebut, bukan lah tanpa alasan. Menurut Bupati, alasan utama Dirinya menunaikan umrah ketiga orang ini adalah dengan dasar pertimbangan dedikasi dan ketaatan dalam menjalankan ibadah.

"Meski dalam kehidupan yang sangat sederhana, mereka melaksanakan pekerjaannya dengan baik juga dengan dedikasi yang tinggi tanpa melupakan kewajibannya sebagai Ummat Muslim untuk senantiasa beribadah," ungkap Bupati di kediamannya. (adv/diskominfo)






berita sebelumnya
 
       
 
  fokusriau www.inhlkab.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR � 2013