pemerintah daerah kabupaten indragiri hilir
Home    
Raih WTP Untuk Kedua Kalinya, Sekdakab Said Syarifuddin: Hasil Kerja Keras Seluruh Jajaran
Jumat, 01 Juni 2018 - 15:23:18 WIB

Raih WTP Untuk Kedua Kalinya, Sekdakab Said Syarifuddin: Hasil Kerja Keras Seluruh Jajaran

INDRAGIRI HILIR-Pemerintah Kabupaten Inhil untuk kedua kalinya secara berturut-turut memperoleh opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Riau. Opini WTP diserahkan kepada Pj Bupati Rudyanto, Kamis (31/5/2018) kemarin di Pekanbaru.

Predikat tersebut didapat setelah menerima hasil laporan pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2017. Selain memberikan kesan tersendiri, raihan prestius dari BPK selaku salah satu lembaga tinggi negara ini menyadarkan Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil Said Syarifuddin akan kerja keras seluruh jajaran Pemkab Inhil.

"Ini berkat kerja keras seluruh jajaran (Pemkab Inhil, red). Alhamdulillah, kita tetap bisa mempertahankan WTP, karena kerja sama OPD, kepala daerah dan semualah jajaran," ujarnya.

Disamping diperlukan kerja keras, Sekda menuturkan, untuk bisa memperoleh predikat terbaik dalam penilaian laporan keuangan, yakni WTP, koordinasi yang baik juga harus dibangun oleh seluruh jajaran Pemkab Inhil.

"Sudah banyak upaya yang kita lakukan untuk meraih WTP. Kita punya tim penyusun laporan keuangan yang dikoordinasikan Sekda," ungkapnya.

Tim penyusun laporan keuangan dinilai telah mampu menyajikan dan melengkapi dokumen administrasi keuangan yang diperlukan dalam pemeriksaan dan penilaian oleh BPK Perwakilan Provinsi Riau, sehingga pada akhirnya dinyatakan bahwa LKPD tahun 2017 layak mendapatkan predikat WTP.

Pemkab untuk LKPD Tahun 2017 memang dinyatakan berhasil memperoleh opini WTP dari BPK. Kendati demikian, perolehan tersebut bukan berarti tidak meninggalkan catatan permasalahan dalam penyajian LKPD.

Dalam penyampaiannya, BPK menyatakan, terdapat beberapa permasalahan yang terjadi dalam penyajian LKPD tahun 2017 Kabupaten Inhil. Meski begitu, permasalah yang ada tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil penilaian atau opini yang diberikan.

Mengomentari catatan yang ditinggalkan BPK ini, Inspektur Inspektorat Kabupaten Inhil, Hj Iriyanti SH MH mengatakan, pihaknya akan segera melakukan perbaikan selambat - lambatnya 60 hari pasca penyerahan LKPD tahun 2017.

"Untuk menindaklanjuti permasalahan tersebut, itu adalah tugas Inspektorat memperbaikinya. Sesuai ketentuan, permasalahan itu harus sudah selesai paling lambat 60 hari sejak hari ini," ujar Iriyanti.

Dibandingkan LKPD tahun lalu, LKPD tahun 2017 diklaim Iriyanti lebih baik dengan jumlah temuan yang jauh lebih sedikit dan mengindikasikan progres kinerja penyusunan laporan keuangan yang juga meningkat.

Terakhir, Iriyanti berpesan kepada seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil untuk mempertahankan opini WTP di tahun mendatang dengan menjaga konsistensi kerja sama yang baik dan koordinasi yang berkesinambungan.

"Tidak hanya sebatas pemeriksaan (BPK, red) selesai, kerja sama turut selesai. Namun, kerja sama yang baik ini harus terus berlanjut. Saya ucapkan juga terima kasih kepada seluruh jajaran Pemkab Inhil atas kerja samanya selama proses pemeriksaan berlangsung," tukasnya. (adv/diskominfo)






berita sebelumnya
 
       
 
  fokusriau www.inhlkab.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR � 2013