pemerintah daerah kabupaten kuansing
Home    

Olek Padang Jelang Musim Tanam, Yuhendra: Masyarakat Butuh Pembangunan Dam 70 Meter!
Minggu, 05 November 2017 - 23:28:33 WIB

Olek Padang Jelang Musim Tanam, Yuhendra: Masyarakat Butuh Pembangunan Dam 70 Meter!

KUANSING-Mengawali musim tanam padi tahun 2017/2018, masyarakat Desa Pulau Ingu, Kenegerian Simandolak, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuansing, Riau menggelar acara olek-olek Banjar, Minggu (5/11/2017) di Desa Pulau Ingu.

Kegiatan tersebut dibuat berharap ridho dan kemurahan rezeki Allah WT, agar musim tanam padi tahun ini berhasil dan produksinya meningkat dari tahun sebelumnya.

Wakil Bupati H Halim yang menghadiri acara tersebut menyampaikan, pemerintah turut berdoa dan berharap agar hasil panen tahun ini bisa mendapatkan hasil maksimal dan terhindar dari segala macam penyakit serta hama atau bencana yang dapat menyebabkan gagal panen.

"Kita menginginkan dalam waktu tiga atau empat bulan ke depan, masyarakat Pulau Ingu bisa bergembira sebab produksi padi melimpah," ujar Halim seraya meminta petani senantiasa mengikuti anjuran para penyuluh pertanian mulai penggunaan benih unggul, pupuk, cara tanam, jarak tanam jajar legowo sampai pengendalian hama dan penyakit.

Sebelumnya, Camat Benai Yuhendra atas nama masyarakat dan pemangku adat dan tokoh masyarakat Pulau Ingu menyampaikan keluhan masyarakat dalam mengolah lahan pertanian, karena kurangnya debit air yang ada di sawah.

Karena itu, dia berharap, pemerintah berkenan membuatkan dam untuk menampung air hujan yang turun agar tidak langsung mengalir ke Sungai Kuantan. Dam tersebut ada tiga titik dengan total panjang keseluruhan sekitar 70 meter.

Menanggapi permintaan itu, H Halim menyampaikan dirinya akan berusaha menyampaikan aspirasi tersebut kepada dinas teknis terkait. "Akan coba saya perjuangkan untuk pembangunan dam tersebut," katanya.

Sementara itu Kadis Pertanian Ir Maisir menjelaskan, jumlah luasan sawah yang ada di Kecamatan Benai ada seluas 700 hektare. Dari jumlah tersebut 500 hektare terdapat di kenegerian Siberakun dan 175 hektare ada di Desa Pulau Ingu. Namun untuk luas sawah keseluruhan di Kuansing ada 6.000 hektare dengan rata rata produksi 3 ton perhektare.

"Dari jumlah produksi tersebut Kuansing masih kekurangan beras separuhnya lagi, sehingga terpaksa beras kita di datangkan dari luar seperti dari Sumbar," tuturnya.

Acara olek oleh Banjar di Desa Pulau Ingu berlangsung di SDN 009 Benai dan dihadiri sejumlah kepala OPD Pemkab Kuansing dan Kabag Humas dan Protokol Muradi. Di akhir acara, Wabup Halim menyerahkan bantuan Rp10 juta gabungan dari Pemkab Kuansing Rp5 juta dan pribadi wabup Halim Rp5 juta. (*jhon hendri)






berita sebelumnya
 
       
 
  fokusriau www.kuansing.go.id
PEMERINTAH KABUPATEN KUANSING © 2017